Sosialisasi Bahaya Narkoba & Kenakalan Remaja P4GN Kabupaten Karanganyar Di Jumapolo

Sosialisasi Bahaya Narkoba & Kenakalan Remaja P4GN Kabupaten Karanganyar Di Jumapolo

SoloposFM, Tingginya angka remaja pengguna narkoba dan zat adiktif lainnya secara nasional, menjadi keprihatinan Tim P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) Kabupaten Karanganyar. Sosialisasi terus dilakukan, diantaranya pada Rabu (4/11/2020), Tim P4GN Kabupaten Karanganyar bersama Solopos FM, menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja di Desa Jumapolo, Karanganyar.

Acara ini dihadiri langsung Ketua P4GN Kab. Karanganyar sekaligus Wakil Bupati Kab. Karanganyar, Bapak H. Rober Christanto, S.E. dan dimeriahkan Danar and The Blangkon, yang juga merupakan penyuluh bahaya narkotika.

Puluhan peserta yang hadir, diantaranya perwakilan Forkompincam, Kepala desa Jumapolo, Karang taruna desa Jumapolo, Karang taruna perwakilan se- kecamatan Jumapolo, Relawan MDmC Muhammadiyah, Relawan militan Jumapolo, hingga Relawan rescue Orari nasional kec jumapolo, acara berlangsung tertib dengan tetap mengikuti Protokol Covid-19.

Dalam kesempatan ini, Danar and The Blangkon, penyuluh yang pernah menerima penghargaan Presiden tahun 2014 tersebut, menyampaikan seperti apa bahaya menggunakan narkoba. Dalam penuturan yang diselingi canda tawa, mereka juga memberikan informasi terkait jenis-jenis narkoba dan zat adiktif lainnya kepada peserta.

Sementara itu, Ketua P4GN Kab. Karanganyar sekaligus Wakil Bupati Kab. Karanganyar, Bapak H. Rober Christanto, S.E. secara tegas meminta warga Jumapolo berdiri bersama dengan pemerintah berkomitmen memberantas peredaran narkoba.

“Ayo,manfaatkan usia produktif dengan kegiatan positif. Maka dari itu saja ajak pajengenan semuanya di Jumapolo bersama berantas peredaran narkoba. Jangan sampai masuk Karanganyar,” ungkap Rober Christanto dalam kesempatan tersebut.

Lebih lanjut Rober Christanto meminta masyarakat terus melakukan kegiatan positif, seperti olahraga untuk mengisi kegiatan di waktu luang.

“Volley, badminton, ayo berolahraga! Jangan gunakan usia produktif untuk hal-hal negative. Digunakan untuk sekolah hingga berprestasi. Bisa juga jadi olahragawan hingga berprestasi,” tegas Rober Christanto.

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Post Comment