• Thursday, 30 June 2022
  • Waktu Server 05:00 WIB

Solo Jadi Daerah Dengan Jumlah Mobil Terbanyak di Jateng, Begini Biar Nggak Macet

Caption: Antrean kendaraan bermotor terlihat saat akan melintasi flyover Manahan, Jl. Adisucipto, Solo, Kamis (20/2/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

SoloposFM – Tahukah Sobat Solopos, separuh lebih warga Kota Solo ternyata memiliki kendaraan pribadi, yaitu mobil? Hal ini berdasarkan informasi yang dikutip Solopos.com pada situs resmi BPS Jateng 23 Juni 2022.

Dari data tersebut disebutkan jumlah mobil di Kota Solo 2021 sebanyak 287.764 unit. Dengan jumlah sebanyak itu, mobil di Kota Solo ternyata terbanyak di Jawa Tengah dibandingkan daerah lainnya.

Setelah Solo, daerah yang mempunyai mobil terbanyak di Jawa Tengah ada Kota Semarang, Karanganyar, Banyumas, dan di urutan kelima ada Wonogiri.

Kota Solo juga diklaim sebagai kota terpadat di Jawa Tengah. Kepala BPS Kota Solo, Totok Tavirijanto mengatakan tingkat kepadatan penduduk di Kota Solo jauh lebih tinggi dibanding Kota Semarang yang merupakan ibu kota provinsi. Maka dari itu, Solo juga ditetapkan sebagai kota terpadat di Jateng.

Baca juga: Jalan-Jalan Pakai Bus Trip Wisata Edukasi Soloraya, Harus Dicoba Nih Sob! 

 

Kemakmuran dan Kemacetan

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setiyowarno berpendapat bahwa banyak kepemilikan kendaraan pribadi di Kota Solo, di satu sisi menunjukkan kemakmuran, tapi di sisi lain mengakibatkan kemacetan kalau kendaraan pribadi itu dipakai semua.

Untuk itu, menurut Djoko, harus ada kebijakan dari wali kota untuk mendorong masyarakat menggunakan angkutan umum.

“Jangan sampai nanti seperti Jakarta, tingkat kemacetan dan polusinya jadi tinggi. Bisa dibuat kebijakan misalnya PNS wajib menggunakan angkutan umum untuk ke kantor, atau larangan anak sekolah ke sekolah naik sepeda motor sendiri. Ini untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan meningkatkan penggunaan kendaraan umum,” kata Djoko.

Ia menambahkan, “Saya berharap dari pemimpinnya dulu, kalau pemimpinnya kasih contoh, maka warganya pasti akan mengikuti untuk menggunakan kendaraan umum.”

Baca juga : Rima Melati, Nama Panggung Pemberian Presiden Soekarno

 

Wajar Kalau Macet

Terkait data BPS yang menunjukkan bahwa separuh lebih warga Kota Solo ternyata memiliki kendaraan pribadi, sejumlah Sobat Solopos pun menyampaikan komentarnya.

Salah satunya disampaikan Heri di Solo, “Nggak heran kalau Solo tambah macet sekarang. Apalagi kalau weekend, semua jalan di Solo pasti padat.”

“Wah nggak nyangka, kota kecil kayak Solo ternyata jumlah pemilik mobilnya lebih banyak dari Semarang yang ibu kota Jateng sendiri. Ya pantes saja sering macet,” ungkap Ida.

Sementara menurut Ari, “Berarti penduduk Solo makmur-makmur dong. Ya di satu sisi bangga, tapi di sisi lain khawatir juga karena pasti imbasnya jadi makin macet kalau semua pakai kendaraan pribadi.”

Jurnalis di Radio Solopos FM Group. Menulis konten di Solopos FM Group yaitu website soloposfm.com dan Radio Solopos FM.
Lihat Seluruh Tulisan

Tinggalkan Komentar