SD Muhammadiyah 1  Solo Sabet 17 Medali Pencak Silat Yogyakarta Championship VI

SD Muhammadiyah 1 Solo Sabet 17 Medali Pencak Silat Yogyakarta Championship VI

SoloposFM, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo kembali meraih prestasi membanggakan. Sebanyak 17 medali berhasil disikat pada Kejuaraan Pencak Silat Yogyakarta Championship VI yang diselenggarakan di Gor Amongrogo Yogyakarta, Selasa-Rabu (22-23/10/2019).

Kejuaraan ini didukung Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) DR. Raden Isnanta, M.Pd dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), diikuti ribuan pesilat dari berbagai perguruan silat di Indonesia.

Sebagaimana rilis yang diterima Solopos FM, Joko Santoso, Pelatih Tapak Suci SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo mengungkapkan sekolah mengirimkan 18 siswanya dalam ajang ini.

“Saya mengirim 18 pesilat Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Al hamdulillah meraih 17 medali. Saya bangga pada mereka. Berkat doa, kerja keras, dan dukungan seluruh civitas sekolah,” ungkap Joko.

Joko menambahkan pada kejuaraan ini pesilat-pesilat Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK dan Budaya meraih sejumlah medali, yaitu :

Emas

– Kategori Tanding Putri diraih Keisya Angie Ramadhani

– Kategori Seni Tunggal diraih Muhammad Darell Bramantya

Kategori Tanding diraih Kenji Dwi Pradani

Kategori Seni Tunggal Tangan Kosong diraih Avila Azwa Viandri

Kategori Tanding diraih Afyar Nur Azizah Aqimizzaman, Farrel Ganendra Putra Prihandono, dan Azrian Raffa Muhammad.

Perak

– Kategori Tanding Putri di diraih Dayu Putriemas, Thalita Fauziah DS, Adella Aulia Tertiana, dan Carissa Agnita Adicandra

– Kategori Seni Tunggal Tangan Kosong diraih Shabrina Fawziyah Nurasyifa.

Perunggu

– Kategori Tanding diraih Azlya Aulia Sangbayu Larasati, Annisa Rahmani, Rafi Muhammad Ardiansyah, Shabrina Sandy Winata dan Rizsya Kalynda Putri Himawan.

“Saya berharap siswa-siswi tidak puas sampai di sini saja, tetapi terus meningkatkan kemampuannya di event yang akan datang gelaran OlympicAD Nasional VI tahun 2019 di Unimus Semarang,” ujar Joko.

Lebih lanjut Joko mengatakan dalam latihan optimalisasi ekstrakurikuler anak-anak digembleng gerakan-gerakan jurus pada nomor seni yang meliputi aspek kebenaran gerak, kemantapan gerak, penghayatan, ekspresi, dan ketepatan waktu.

“Untuk nomor tanding, saya asah kemampuan teknik serangan tangan, serangan kaki, dan teknik menjatuhkan lawan,” imbuhnya.


Salah satu wali murid, Okta Septi, ibunda Dayu Putriemas mengakui sangat senang mendapat medali perak.

“Kami sebagai salah satu wali siswa yang ikut turnamen ini sangat bangga, walaupun berangkatnya dilalui dengan kurang kondusif situasi jalan Solo-Jogja karena dampak pertandingan sepak bola antara tuan rumah PSIM Jogjakarta melawan Persis Solo yang diwarnai kericuhan, tetapi anak-anak tetap bersemangat,” ujarnya.

Peraih medali perak kategori Tanding Putri, Dayu Putriemas mengaku senang dan bangga bisa ikut kejuaraan nasional. Harapannya ke depan dirinya semakin berprestasi.

[ Avrilia Wahyuana]

Post Comment

Play Streaming Now!!
Play Video Streaming Now!!