Sambut HUT Ke-74 RI, SD Muhammadiyah 1 Solo Selenggarakan Berbagai Lomba

Sambut HUT Ke-74 RI, SD Muhammadiyah 1 Solo Selenggarakan Berbagai Lomba

SoloposFM, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo adakan berbagai lomba untuk menyambut hari kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia tahun 2019. Lomba tersebut meliputi seperti lomba sudut baca, taman kelas, memindahkan gelang karet, makan kerupuk, memindahkan air menggunakan spon, lari balon, pukul air, balap karung, gigit koin, tarik tambang, gerak jalan sehat dan pawai kemerdekaan merah putih di susul upacara peringatan, Kamis hingga Jum’at (15-16/8/2019).

Sebagaimana rilis yang diterima Solopos FM, Waka Hubungan Masyarakat SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Jatmiko menjelaskan tumbuhkan budaya baca generasi kekinian dengan sudut baca cantik diikuti seluruh kelas dengan melibatkan orangtua siswa dalam menghiasnya. Sekolah juga berupaya menciptakan lingkungan sehat melalui dengan lorong taman kelas.


“Acara di desain sebagai
show of force dari program yang dikembangkan sekolah dengan tema Sumber Daya Insani Unggul Indonesia Maju, mewujudkan pojok baca yang nyaman dan menarik sehingga mampu menumbuhkan budaya membaca bagi anak-anak, juga ada lorong taman kelas untuk memperkuat adiwiyata,” ujarnya.

Demi menjaga independensi dan objektivitas penilaian pada kegiatan ini, panitia sengaja menggandeng juri dari pihak luar yang tidak berhubungan langsung dengan panitia.

“Untuk teknis yang lain kita serahkan pada juri karena mereka yang sudah profesional dan kompeten. Terima kasih Dewan Juri Pengawas Gugus II, Drs. Mulyanto, M.Pd, Ir. Luluk Nurhayati dari Dinas Lingkungan Hidup sebagai juri lomba taman kelas. Untuk lomba sudut bacam juri meliputi Kartono, M.Pd, Suparsi dari Arpusda Solo dan Evie Kusnindya dari unsur jurnalis,” tambah Jadmiko.


Selama ini,
menurut Jadmiko, semangat siswa dan orangtua khususnya emak-emak, sangat layak mendapat apresiasi atas kerja samanya bergotong royong meningkatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme yang dipersatukan oleh kesadaran mewjudkan cita-cita bersama. Tak hanya itu, beberapa siswa, orangtua, dan guru wali kelas kompak lembur sampai malam untuk menghias sudut baca, mengatasi ketergantungan gadget dan taman kelas masing-masing

“Sekolah Pendidikan Karekter Berbasis TIK dan Budaya, yang unggul dalam prestasi dilandasi akhlaqul karimah bersih sehat hijau dan lestari, setiap anak memiliki keunikan dan potensi yang berbeda,” terang Jadmiko.

Pawai kebangsaan, Jum’at (16/8/2019) berlangsung meriah. Tidak hanya diikuti pelajar dan masyarakat umum, namun juga melibatkan para paguyuban orang tua siswa. Ada yang membawakan keberagaman Indonesia baik sisi agama, etnis budaya, bahasa, flora fauna, Drum Band, Sosok Pak Tani, Apresiasi perjalanan panjang para pejuang, praktik gotong royong dari rakyat, oleh rakyat untuk rakyat, dan Indonesia Berkemajuan Adil Makmur.


Sementara itu, Aisyah siswa kelas 3D, yang ikut berpartisipasi dalam pawai kemerdekaan mengatakan sengaja mengambil tema yang lebih mendunia dengan ornamen salah satu kostum dari 11 negara ASEAN yaitu Vietnam.

“Aku bangga berbudaya, aku bangga Indonesia, selalu riang, dan bersatu harapannya sekolah lebih maju,” pungkas Aisyah.

[Avrilia Wahyuana]

Post Comment