Persiapan PTM, SD Muhi Galang Persetujuan Ijin Ortu Di Sela Bayar Zakat Dan Infaq

Persiapan PTM, SD Muhi Galang Persetujuan Ijin Ortu Di Sela Bayar Zakat Dan Infaq

SoloposFM, Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Ketelan Solo mulai menggalang persetujuan wali murid sebagai rangkaian persiapan Pembelajaran tatap Muka (PTM). Tandatangan dalam surat pernyataan atas izin PTM tersebut, diberikan para orangtua dalam momen pembayar zakat fitrah dan pengumpulan infaq siswa melalui kencleng Lazismu Solo, Senin (26/4/2021).

 

SD tersebut memiliki jumlah siswa sekitar 755 orang, terdiri siswa dari 375 siswa dan 380 siswi. Wakil kepala sekolah bidang humas, Jatmiko, mengungkapkan melalui surat pernyataan tersebut, sekolah akan mengetahui berapa jumlah siswa yang diijinkan orangtuanya mengikuti PTM, dan berapa yang tidak.

 

Baca juga : Penuhi Wishlist Masyarakat Indonesia saat Ramadan dan Lebaran, ShopeePay Luncurkan Kampanye Big Ramadan Deals

 

“Diijinkan atau tidak adalah hak orang tua. Semisal masih ragu, ya siswa tersebut akan belajar online. Namun sekolah sudah memastikan sarana prasarana sesuai protokol kesehatan. Seluruh warga sekolah dan tamu wajib menggunakan masker. Mereka yang memasuki lingkungan sekolah juga wajib mencuci tangan, dan diperiksa suhu badannya,” papar Jatmiko dalam rilis yang diterima Solopos FM.

 

Sementara itu, salah satu wali murid Kelas I, Lia Wahyuana menyatakan, setuju dan mengizinkan anaknya mengikuti aktivitas belajar-mengajar di sekolah. Menurutnya orangtua dan anak sama-sama mulai jenuh berada di rumah selama hampir setahun, terlebih telah banyak fasilitas umum yang dibuka.

 

Baca juga : Semarakkan Momen Gajian di Tengah Ramadan, ShopeePay Mantul Sale Menggebrak dengan Promo Rp1 hingga Gratis Ongkir

 

“Kami beri ijin anak untuk PTM karena kami yakin sekolah akan tegas dalam menerapkan protokol kesehatan. Toh PTM nya juga 2-3 jam saja,” ungkapnya.

 

Pembayaran Infaq dan zakat

 

Dalam kesempatan tersebut para orangtua yang datang juga melakukan pembayar zakat fitrah dan pengumpulan infaq siswa melalui kencleng Lazismu Solo.

“Sebelum pandemi covid-19, yang membayarkan zakat fitrahnya melalui sekolah mencapai 100 persen. Kami hanya memfasilitasi siswa dan orangtuanya yang akan membayar zakat fitrahnya melalui pihak sekolah. Penyaluran zakat fitrah kepada yang berhak 6-8 Mei 2021 bekerjasama Lazismu Kota Solo,” jelas Jatmiko.

 

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Post Comment