• Monday, 18 October 2021
  • Waktu Server 07:15 WIB

Musik Daur Ulang: Menilik Ulang Lagu Lawas John Lennon ‘Imagine’  

Caption: John Lennon dan Yoko Ono pencipta lagu lawas Imagine (sumber foto: johnlennon.com)

SoloposFM, Imagine adalah lagu lawas milik musisi rock kenamaan Inggris, John Lennon. Rilis tahun 1971, lagu ini merupakan bagian dari album kedua milik John dengan judul yang sama. Dalam menciptakan lagu ini, John mendapatkan bantuan sang istri, yaitu Yoko Ono.

Menurut Lennon, pembuatan lagu ini  terinspirasi dari beberapa puisi milik sang istri. Ia pun tidak butuh waktu lama dalam merampungkan lagu legendaris ini.

Sejak perilisannya, lagu ini tercatat pernah duduki peringkat ketiga the Billboard Hot 100 dan posisi keenam the UK Singles Chart. Selain itu, lagu ini juga sempat meraih penghargaan Grammy Hall of Fame dan beberapa penghargaan bergensi lainnya. Tak heran jika lagu Imagine milik Lennon ini menjadi salah satu lagu tersukses selama solo kariernya.

Meski tergolong tembang lawas, Imagine menjadi salah satu lagu yang paling banyak dibawakan ulang oleh banyak musisi, salah satunya oleh Emeli Sande. Penyanyi asal Skotlandia ini membawakan lagu Imagine sebagai bagian dari albumnya yang bertajuk Our Version of Events.

Baca juga: Anak Usia 5 Tahun ke Atas Boleh Masuk Solo Grand Mall

Album tersebut telah rilis pada 13 Februari 2012 lalu. Sejak perilisannya, album ini pun sukses di pasaran dan meraih the best-selling Album of 2012 di Inggris.

Sempat Kembali Viral

 

Akhir-akhir ini lagu Imagine kembali viral. Hal ini karena penggalan liriknya yang mengalami proses penerjemahan ke dalam bahasa Jawa dan Sunda dalam unggahan Instagram milik John Lennon. Lirik yang semula ‘Imagine all the people living life in peace’ berubah menjadi ‘Bayangke kabeh wong urip tentrem’ dan ‘Bayangkeun sadayana jalmi hirup tengtrem’.

Unggahan ini sontak penuh sesak dengan komentar warganet Indonesia yang mengaku bangga akan hal itu. Unggahan viral ini ternyata merupakan bentuk perayaan 50 tahun lagu Imagine. Tak hanya berubah lirik  menjadi bahasa Jawa dan Sunda, lirik lagu ini juga dirubah ke dalam bahasa Indonesia, Jepang, Arab, Rusia, dan beberapa bahasa lainnya.

 

Musik Daur Ulang Solopos FM

Sobat Solopos yang ingin mengetahui cerita di balik lagu yang di daur ulang dan mendengarkan langsung lagunya, jangan lewatkan Musik Daur Ulang Solopos FM. Hadir setiap Kamis, pukul 18.00-19.00 WIB. Sobat bisa menyampaikan opini melalui whatsapp ke 081226103103.

 

 

[Diunggah oleh Dany Sekty Anggoro]

 

About author
Jurnalis di Radio Solopos FM Group. Menulis konten di Solopos FM Group yaitu website soloposfm.com dan Radio Solopos FM.
Lihat Seluruh Tulisan

Tinggalkan Komentar