SoloposFM, Justin Bieber memutuskan untuk kembali istirahat dari kegiatan tur. Pernyataannya pada Selasa (6/9/2022) waktu setempat tersebut, diungkapkan beberapa bulan setelah ia didiagnosis mengidap sindrom yang membuat sebagian wajahnya lumpuh.
Pada Juni lalu, megabintang berusia 28 tahun itu menunda telah tur “Justice” di Amerika Utara karena menderita sindrom Ramsay Hunt, komplikasi herpes zoster.
Dikutip dari AFP, Bieber baru-baru ini kembali ke aktivitas semula dengan melakukan enam pertunjukan langsung di Eropa serta festival Rock in Rio di Brasil pada akhir pekan ini. Namun pada Selasa (6/9), ia mengatakan kembali beraktivitas ke panggung merupakan keputusan yang terlalu dini.
“Akhir pekan terakhir ini saya tampil di Rock in Rio dan saya mempersembahkan semua yang saya miliki untuk orang-orang di Brasil. Setelah turun dari panggung, kelelahan menguasai saya dan menyadari bahwa sekarang saya perlu memprioritaskan kesehatan,” kata Bieber melalui pernyataan yang diumumkan melalui akun Instagram-nya.
Baca juga : Ganjar dan Denny Caknan Sempurnakan Jazz di Atas Awan Dieng Culture Festival
Sindrom Ramsay Hunt
“Jadi, saya akan istirahat dari tur untuk sementara waktu. Saya akan baik-baik saja, tetapi saya perlu waktu untuk beristirahat dan menjadi lebih baik. Saya sangat bangga membawa pertunjukan ini dan membawa pesan tur ‘Justice’ kepada dunia,” lanjut pelantun lagu “Peaches” itu.
Sindrom Ramsay Hunt merupakan gangguan neurologis langka yang dapat menimbulkan inflamasi dan melumpuhkan saraf wajah, serta menyebabkan ruam yang menyakitkan di sekitar telinga atau mulut. Selain kelumpuhan wajah, sindrom ini juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran.
Bieber sendiri memiliki lusinan agenda pertunjukan panggung di seluruh dunia yang dijadwalkan hingga Maret 2023. Sang superstar tidak memberikan perkiraan waktu pemulihan atau menunjukkan apakah tur “Justice” akan dilanjutkan. Situasi pandemi COVID-19 bahkan telah menyebabkan dua kali penundaan tur, sebelum Bieber mulai menderita sindrom Ramsay Hunt.
Tinggalkan Komentar