• Monday, 16 May 2022
  • Waktu Server 14:18 WIB

Kesehatan Gigi Mulut Pada Anak, Persagi Solo : Gizi Komponen Penting!

Caption: Dyah Widowati SKM, Ahli Gizi dari Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Surakarta dalam Bincang Sore Persagi SoloposFM, Rabu (23/3/2022).

SoloposFM, Gizi  dan kesehatan gigi mulut memiliki hubungan dua arah yaitu gizi yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan gizi mulut dan sebaliknya kesehatan gigi mulut juga penting untuk menjaga asupan gizi yang baik.

Dyah Widowati SKM, Ahli Gizi dari Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Surakarta mengungkapkan, gizi merupakan komponen penting terhadap kesehatan gigi dan mulut pada anak.  Beberapa  zat gizi yang berperan  penting adalah  kalsium, fluor,  dan vitamin D yang digunakan untuk membentuk struktur gigi.  Selain itu, vitamin C dan beberapa vitamin lain berperan untuk menjaga kesehatan mukosa mulut melalui perannya dalam pembentukan kolagen.

“Selain berperan untuk kesehatan gigi mulut, zat gizi juga dapat menimbulkan masalah pada kesehatan gigi mulut. Karies gigi merupakan salah satu masalah dengan prevalensi tertinggi pada anak. Penyakit ini ditandai dengan satu atau lebih kerusakan gigi, hilangnya gigi  dan terdapat lapisan plak pada permukaan gigi.  Sekitar 60-90% anak usia sekolah mengalami karies gigi dan prevalensi nya lebih tinggi pada anak dengan status sosial ekonomi keluarga yang rendah dan mengabaikan kesehatan gigi mulut.  Karies yang tidak tertangani dengan  baik akan menimbulkan rasa nyeri sehingga menimbulkan masalah susah makan,” ungkap Dyah dalam Bincang Sore Persagi SoloposFM, Rabu (23/3/2022).

Baca juga :  Kupas Tuntas Keseruan Kolaborasi Antarbisnis, ShopeePay Talk Bagikan Tips Jitu Co-Branding dari Pakar dan Pebisnis

 

Zat gizi untuk kesehatan gigi mulut

 

  1. Kalsium

Mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium, fluor dan vitamin D terbukti baik untuk kesehatan gigi dan mulut anak. Kalsium merupakan mineral yang diperlukan tubuh untuk pembentukan tulang dan gigi.  Kecukupan kalsium  per hari untuk anak usia 4-9 tahun sebanyak 1000 mg sedangkan untuk usia 10-18 tahun sebanyak 1200mg. Contoh Bahan makanan sumber kalsium adalah:

Susu

Susu sapi dan susu kambing adalah sumber kalsium terbaik dari produk susu. Selain itu, kalsium dalam susu,  umumnya lebih mudah diserap oleh tubuh.Kandungan kalsium dalam 1 gelas susu sapi bisa mencapai 275–350 miligram, sedangkan jumlah kalsium dalam secangkir susu kambing diperkirakan sebanyak 330 mg.

Jumlah tersebut sudah setara dengan sekitar 27–35% dari jumlah kebutuhan kalsium harian yang disarankan. Selain sebagai sumber kalsium, susu juga kaya akan protein, vitamin A, dan vitamin D.

 

Yoghurt

Semua jenis yoghurt, terutama yoghurt rendah lemak, merupakan sumber kalsium yang baik bagi tubuh. Dalam 1 porsi atau setara dengan 250 gram yoghurt, terkandung kurang lebih 260 miligram kalsium. Jumlah tersebut sudah dapat memenuhi sekitar 25% kebutuhan kalsium harian pada anak.

 

Keju

Hampir semua jenis keju merupakan jenis makanan berkalsium tinggi. Namun, dibandingkan dengan keju lainnya, kandungan kalsium pada keju parmesan umumnya lebih tinggi.Dalam 30 gram keju parmesan, terdapat sekitar 330 mg kalsium atau setara dengan 33% asupan kalsium harian yang disarankan bagi orang dewasa.

 

Sayuran hijau

Bayam, lobak, sawi hijau, brokoli, dan pokchoy merupakan sayuran hijau yang mengandung banyak kalsium. Namun, beberapa makanan berkalsium tinggi tersebut mengandung oksalat. Oksalat dapat menghambat penyerapan kalsium oleh tubuh.Oleh karena itu, agar asupan kalsium tetap terpenuhi, maka  perlu mengonsumsi makanan berkalsium tinggi lainnya, selain sayuran.

 

Makanan laut

Makanan laut seperti ikan sarden, tongkol, teri, dan salmon juga kaya akan kalsium. Selain itu, jenis ikan tersebut juga mengandung protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung, otak, dan kulit.

 

Kacang-kacangan dan biji-bijian

Makanan berkalsium tinggi lainnya adalah kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti kacang tanah, kedelai, almond, dan biji wijen. Makanan olahan dari kacang kedelai, seperti tahu dan tempe juga termasuk makanan berkalsium tinggi.

Baca juga : Tips Habiskan Waktu Seru dengan Hemat Jelang Gajian

 

  1. Fluor

 

Fluor atau sebagian menyebutnya dengan fluoride merupakan senyawa yang sangat penting bagi kesehatan gigi.   Fluor dalam pemanfaatannya sering ditemukan dalam pasta gigi, karena salah satu fungsinya adalah sebagai pengganti mineral di gigi yang hilang. Masih sering ditemukan perdebatan para ahli berkaitan dengan kadar aman dari konsumsi fluor ini.

Terlalu banyak ataupun kekurangan fluor memang bisa menimbulkan masalah, kekurangan fluor bisa menjadi penyebab gigi retak.  Berdasarkan angka kecukupan gizi, kebutuhan fluor untuk anak usia 4-6 tahun berkisar antara 0,9 mg, sedangkan pada usia 7-9 tahun 1,2 mg dan anak usia 10-15 tahun berkisar 1,7-2,4 mg.

Kandungan fluor dalam bahan makanan tergantung pada konsentrasi kadar fluor dalam air dimana bahan makanan tersebut hidup. Contoh bahan makanan tinggi flour yaitu:

 

Teh hitam

Jumlah fluor dalam teh tergantung pada air yang digunakan untuk membuat teh. Satu porsi 350 gram teh hitam mengandung antara 0,25 dan 0,39mg  fluor setara dengan 10 % kebutuhan fluorida harian.

 

Udang dan kepiting

Kandungan fluor dalam udang dan kepiting dipengaruhi oleh jumlah fluor dalam air tempat habitatnya. Setiap 100 gram udang mengandung 0,2 mg fluor atau setara dengan 25-80% kecukupan Fluor harian

 

Tiram dan ikan laut

Tiram adalah jenis makanan laut lain yang mengandung fluor namun dalam jumlah yang lebih kecil. Tiram mengandung 0,05 mg setiap 300 grdan sebagian besar jenis ikan mengandung 0,02 miligram setiap 300 gr.

 

Kentang

Kentang mengandung sekira 0,14 mg fluor. Ini akan memenuhi 3,5 % kebutuhan fluor harian

 

  1. Vitamin C

Vitamin C berperan penting dalam berbagai proses yang terjadi di dalam tubuh, termasuk menjaga dan mengoptimalkan kerja sistem kekebalan tubuh, pembentukan kolagen, protein,  dan meningkatkan penyerapan zat besi. Kecukupan harian untuk anak usia 4-18 tahun berkisar 45-90 mg . Sumber vitamin C adalah:

 

Jambu biji

Salah satu buah yang dikenal kaya akan vitamin C adalah jambu biji. Di dalam 1 jambu biji terkandung sekitar 126 mg vitamin C. Artinya, dengan mengonsumsi jambu biji saja, maka dapat  memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 140% atau lebih dari jumlah yang disarankan.

 

Jeruk

Satu buah jeruk berukuran sedang mengandung kurang lebih 70 mg vitamin C. Jumlah tersebut sudah dapat mencukupi kebutuhan vitamin C harian, sementara untuk secangkir jus jeruk, terkandung sekitar 120 mg vitamin C.

 

Pepaya

Satu porsi atau sekitar 150 gram pepaya mengandung sekitar 90 mg vitamin C. Jumlah ini jelas sudah mencukupi asupan vitamin C harian yang dianjurkan. Selain mengandung vitamin C, pepaya juga mengandung vitamin A dan Vitamin E sehingga baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung.

 

Stroberi

Satu mangkuk saji atau 150 gram buah stroberi mengandung sekitar 90 mg vitamin C. Selain tinggi kandungan vitamin C, stroberi juga mengandung antioksidan yang tinggi.

Leci

Di dalam 100 gram leci, terkandung sekitar 72 mg vitamin C. Tak hanya itu, leci juga mengandung beragam nutrisi lain yang juga baik untuk kesehatan, seperti tembaga dan kalium.

Selain buah-buahan tersebut, masih banyak buah lain yang juga mengandung vitamin C tinggi, di antaranya:1 buah mangga,= mengandung sekitar 120 mg vitamin C, 1 buah nanas mengandung sekitar 80 mg vitamin C, 1 buah kiwi mengandung sekitar 65 mg vitamin C, 1 buah lemon mengandung sekitar 85 mg vitamin C

 

Brokoli

Satu mangkuk brokoli hijau yang sudah dipotong-potong mengandung 80 mg vitamin C. Setelah dimasak, kandungan vitamin C dalam brokoli akan menyusut menjadi 50 mg, tetapi angka ini masih menjadikan brokoli sebagai sumber vitamin C yang baik.

 

Kembang kol

Meski tidak setinggi brokoli, kembang kol juga menjadi salah satu sayuran yang mengandung vitamin C tinggi. Di dalam semangkuk kembang kol mentah, terdapat sekitar 50 mg vitamin C.

 

Bayam

Di dalam 85 gram bayam, terkandung sekitar 24 mg vitamin C. Kandungan vitamin C bayam memang tidak sebanyak kedua sayuran sebelumnya, tetapi bayam tidak boleh diremehkan. Pasalnya, sayuran ini mengandung banyak nutrisi penting lain, seperti vitamin A, vitamin K, folat, kalium, dan zat besi.

 

  1. Vitamin D

 

Vitamin D secara alami dicukupi dari sinar matahari.  Kecukupan vitamin D per hari untuk anak-anak sebanyak 600 IU. Bahan makanan kaya vitamin D yaitu Ikan salmon, sarden, tuna, mackarel, minyak ikan ( 1 sendok teh minyak ikan mengandung 450 IU vitamin D), kuning telur ( 1 butir mengandung 40 IU), susu sapi, susu kedelai,  sereal, yoghurt, keju.

Jurnalis di Radio Solopos FM Group. Menulis konten di Solopos FM Group yaitu website soloposfm.com dan Radio Solopos FM.
Lihat Seluruh Tulisan

Tinggalkan Komentar