Imbas Corona, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Gelar MPLS Online Tiga Hari

Imbas Corona, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Gelar MPLS Online Tiga Hari

SoloposFM, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara daring (dalam jaringan) atau online, sebagai imbas Covid-19. Diikuti 109 siswa baru, MPLS dihelat selama tiga hari dengan beragam materi, mulai Senin (13/07/2020) hingga Rabu (15/07/2020).

Melalui MPLS online ini, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo juga mentasbihkan diri sebagai sekolah rujukan, sekolah pendidikan karakter, berbasis TIK dan Budaya.

Untuk MPLS ini dibentuk sebuat tim. Tim yang berisi para pengajar kelas 1 tersebut, terdiri dari SW Winarsi SAg SPd, Dra Novi Saptina, Ria Susanti SPi SPd  Yuliarto Wiku Prabowo SE, Eny Khusnul Khotimah SPd, Pinggir S.Pd, Siti Zakiyah Rakhmawati SPd, dan Ridho Padri P SPd.

 

Sambutan Kepala Sekolah

“Selamat datang anak-anakku, sekolah rujukan, sekolah pendidikan karakter, berbasis TIK dan Budaya, sekolah kita saat ini berusia 85 tahun sudah banyak prestasi baik akademik maupun non akademik, berbanggalah. Seharusnya saat ini kita dapat bersua, karena wabah kita bertemu secara online. Mudah-mudahan tidak mengurangi hikmah dan esensi dari kegiatan MPLS,” jelas Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Sri Sayekti, saat memberikan sambutannya melalui kanal Youtube Radio Solo Belajar.

 

Perkenalan Sekolah Secara Virtual

Melalui kanal tersebut, sekolah juga memperkenalkan sarana prasarana seskolah, kegatan ekstrakurikuler, hingga kegiatan pembelajaran. Menurut Sayekti, hal yang paling penting prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi Covid-19 adalah kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dan wajib dalam menetapkan kebijakan pembelajaran.

Pembelajaran tatap muka sendiri baru dilaksanakan sesuai dengan izin pemerintah. Pembalajaran tatap muka tersebut akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Saat ini pembelajaran masih dilakukan dalam jaringan atau daring pembelajaran jarak jauh. Harus tetap semangat. Jangan khawatir, sekolah akan memberikan panduan. Ingat, terus bangun PHBS perilaku hidup bersih sehat di manapun berada!” tutur Sayekti sebagaimaan rilis yang diterima Solopos FM.

Sayekti kembali mengingatkan kepada peserta didik untuk selalu pakai masker ketika keluar rumah, rajin cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, jaga jarak dengan orang lain minimal 1,5 meter dan menghindari kerumunan. Peserta didik juga dihimbau untuk tidak keluar dari rumah jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

Di akhir sambutannya, Sayekti berharap dengan adanya materi pengantar kepala sekolah, perkenalan guru kelas 1, pengenalan lingkungan sekolah, penyampaian informasi ekstrakurikuler dan tata tertib sekolah semoga peserta didik baru membuat orang tua dan juga peserta didik mengetakuinya. Hal itu juga akan membuat mereka menyadari tantangan masa depan yang membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dalam prestasi dilandasi akhlakul karimah.

“Semoga Allah Swt., memberikan kemudahan kelancaran menyelesaikan studi, dengan baik,” pungkas Sayekti.

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Post Comment

Play Streaming Now!!
Play Video Streaming Now!!