Gebrakan Agung Sudarwanto Jaga Keabadian Wayang

Gebrakan Agung Sudarwanto Jaga Keabadian Wayang

SoloposFM, Bergelut menjadi dalang wayang kulit sudah biasa. Namun, berbeda dengan dalang yang satu ini, Ki Agung Sudarwanto, S.Sn. Melalui kreativitasnya, Ki Agung Sudarwanto, S.Sn, M.Sn bersama Dr. Bambang Suwarno, S.Kar, M.Hum akan menyajikan wayang dengan lakon “Banjaran Rama”. Tak cukup dengan iringan gamelan oleh penata iringan B. Subono, S.Kar, M.Hum, namun juga di dukung tata lighting yang maksimal, diharapkan mampu menggairahkan penonton dan menarik golongan milenial.

Gelaran wayang dengan lakon “Banjaran Rama” ini, akan diselenggarakan di Pendapi Gede Balaikota Solo pada 25 Januari 2020, mulai pukul 20.00 WIB. Gelaran ini merupakan agenda rutin yang dilakukan Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Solo.

“Saya mulai mendalang sejak kelas lima SD tahun 1990, dan terinspirasi dari para senior di dukung kurator Dr. Bambang Suwarno, S.Kar, M.Hum, Dr. Suyanto, S.Kar, MA, Purbo Asmoro, S.Kar, M.Hum. Kami saling mendukung demi kesuksesan agenda PEPADI di Balai Kota Solo, 25 Januari mendatang,” ungkap Agung Sudarwanto, yang juga guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, ini.

Pria kelahiran Desa Kauman, Nganjuk Jawa Timur pada 4 Agustus 1979 mengaku di setiap pertunjukan, ia selalu berupaya menyisipkan pesan moral di dalamnya.

“Ada pesan lima karakter utama, dari sisi religius, nasionalisme, integritas, gotong royong dan mandiri,” ungkap Sarjana Seni (SSn) lulusan Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Solo ini.

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Post Comment