Cegah Corona, BPBD Solo Gencarkan Disinfektanisasi

Cegah Corona, BPBD Solo Gencarkan Disinfektanisasi

SoloposFM, Gerakan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) terus berlanjut. Salah satunya melalui penyemprotan cairan disinfektan. Pada Senin (23/3/2020), SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo mendapatkan penyemprotan disinfektan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo. Tim berjumlah lima belas orang yang dibekali mesin penyemprot dan cairan disinfektan.

Pada hari tersebut, BPBD Solo melakukan penyemprotan di 10 instansi. Diantaranya  kompleks SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Panti Asuhan Pamardi Yoga, SD Madyotaman, SDN Ketelan, SMA Muhamamdiyah 1 Solo, Kompleks Sekolah Kalam Kudus, RRI, Masjid as Sami’na, Parmas Surakarta dan Masjid Asyi’ar.

“Merebaknya Virus Corona tidak hanya menimbulkan ketakutan, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk terus berusaha meminimalisir dampaknya.

Ikhtiar sekuat tenaga untuk meminimalisir dampak penyebaran Virus Corona. Upaya terakhir adalah dengan berdoa, menjaga kebersihan diri dan tetap semangat menjaga kesehatan pribadi,” papar Jatmiko, Wakasek bidang Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo dalam rilis yang diterima Solopos FM.

Menurut Dwi Suparwanto, Wali kelas IIB, para guru senang dilibatkan dalam aksi penyemprotan disinfektan di sekolah.

”Seluruh fasilitas pendidikan berlantai tiga ini disemprot. Kami berharap agar sekolah menjadi bersih, aman, dan higienis sehingga warga sekolah tenang dalam Kegiatan Belajar Mengajar,” kata Dwi.

SD Muhi Efektifkan Piket Kebersihan

Selama belajar di rumah, beberapa orang guru dan karyawan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo diminta bergantian datang ke sekolah untuk piket. Guru tersebut bertugas membersihkan kelas, terutama bagian yang rentan terpapar virus. Seperti handel pintu, saklar lampu, komputer, meja keyboard, dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan.

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Post Comment