Antisipasi Banjir Content Video Di Medsos, Guru SD Muh 1 Ketelan Solo Pelajari Platform Media Di Solopos

Antisipasi Banjir Content Video Di Medsos, Guru SD Muh 1 Ketelan Solo Pelajari Platform Media Di Solopos

SoloposFM, Sebanyak 12 guru dan karyawan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo berkesempatan mengunjungi Griya Solopos, Jl. Adisucipto 190 Solo, Senin (09/11/2020). Kunjungan ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi guru karyawan, apalahi di era pandemi Covid-19.

Kepala Sekolah karyawan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Hj Sri Sayekti MPd dalam kesempatan ini mengungkapkan pihaknya memilih Solopos, karena merupakan salah satu media ternama se-Solo Raya.

“Solopos punya banyak media, ada cetak, radio, dan TV, Sekolah Berkebudayaan Unggul ingin amati, tiru modifikasi (ATM),” paparnya.

Kunjungan melibatkan Wakil Kepala Sekolah Jaka Prasetya, Dwi Jatmiko, Ahmad Syaifuddin, tim Radio Solo Belajar yang menggabungkan via youtube Danardono Sri Pamungkas, Baruno Nasution, Sri Martono Lanjarsari, Lilik Haryono, Ridho Fadri Prakosa, Maulina Indah Aninda dan driver sekolah Nur Sriyanto serta Joko Waluyo.

Mereka nampak antusiasme mengikuti sesi sharing bersama tim digital Solopos. Hal ini nampak dari aktifnya peserta yang bertanya. Para peserta menerima banyak sekali informasi dan semakin terbuka wawasannya.

Dalam kesempatan itu, Redaktur Solopos.com, Alvari Kunto Prabowo mengungkapkan, dalam 5 tahun ke depan, medsos seperti Facebook akan banjiri content video. Trend yang sama akan terjadi di hampir semua platform medsos.

“Video memudahkan netizen menyerap informasi. Informasi tersalurkan dengan cepat dan efektif. Twitter tidak familiar video karena berat dan lemot. Lebih familiar ‘tweet’ statement, pernyataan. Instagram familiar untuk foto video video durasi 1 menit. Insta story dibatasi 15 detik. Kapasitas ringan tak lemot. Ngetren budaya video vertikal 2 video dalam 1 post tak terlihat viewer. Facebook tidak ada pembatasan durasi Facebook live. Facebook Video jejaring luas pertemanan”, papar Alvari.

Dia menambahkan, Youtube saat ini lebih diminati karena videonya tak dibatasi durasi. Dalam kesempatan ini, Alvari juga memberikans jumlah paparan terkait pemilihan judul tayangan, deskripsi SEO dan judul Subbscriber.

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Post Comment