Enam Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Berlaga di Final Olimpiade

Enam Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Berlaga di Final Olimpiade

SoloposFM, Liburan sekolah tidak menyurutkan siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo untuk terus mengukir prestasi. Hal ini terbukti dari satu siswanya yang akan mengikuti babak final olimpiade Sains tingkat nasional dan lima siswa akan mengikuti final olimpiade Matematika tingkat internasional.

Daffa Dhiyaulhaq Khusni, siswa kelas 5 akan mengikuti final Olimpiade Sains Kuark (OSK) di Titan Center Bintaro dan Bina Nusantara School Serpong Tangerang, Sabtu-Minggu (6-7/7/2019). Final OSK akan diikuti oleh 304 finalis dari seluruh Indonesia. Sebelumnya, Daffa telah mengikuti babak seleksi darii tingkat Kota Surakarta sampai mengantarkannya ke tingkat nasional.

Sedangkan lima siswa akan mengikuti final Singapore International Math Olympiad Challenge (SIMOC), yaitu Grendy Maulana Wicaksono (kelas 3), Atthar Ibrahim Aquilla Wibowo (kelas 4), Mumtaza Aulia Hanifa (kelas 4), Adnarangga Ikhtiari Wisesa Nugroho (kelas 4), dan Danendra Giantoro Aryakusuma (kelas 4). Babak final SIMOC akan berlangsung di GEMS World Academy Singapore pada Sabtu-Senin (6-8/7/2019).

Sebagaimana rilis yang diterima Solopos FM, final SIMOC diikui oleh 16 negara, di antaranya adalah Singapura, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Hongkong, Kamboja, India, Uzbekistan, Bulgaria, Myanmar, China, Mongolia, Laos, Brunei, Filipina, dan Rusia. Pada final SIMOC, para finalis akan mengerjakan total 25 soal dengan rincian 15 soal pilihan ganda dan 10 soal jawaban terbuka dengan durasi waktu 90 menit.

Adapun materi yang diujikan meliputi Arithmetic and Statistics, Geometry and Mensuration, Solving word problems using model method (or any other non-algebraic methods), Non-routine problem solving (including number patterns, divisibility tests, spatial visualisation, logic problems and simple cryptarithms).

Salah satu siswa finalis dari SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Atthar Ibrahim Aquilla Wibowo mengaku bahwa final tahun ini menjadi pengalaman ke tiga ia mengikuti olimpiade di tingkat internasional. “September 2018 saya mendapatkan silver award pada olimpiade Matematika di Hongkong dan Januari 2019 saya mendapat gold award di Singapura,” ungkap siswa yang biasa dipanggil Ibra ini.

Ibra menambahkan bahwa meskipun saat ini masih liburan sekolah, ia tetap mempersiapkan final SIMOC dengan sebaik-baiknya. Ia mengaku harus pandai-pandai mengatur waktu untuk bermain dan juga belajar. “Tiap hari belajar rutin latihan soal-soal dari modul ataupun browsing di internet,” imbuhnya.

Yuli Ekowati, koordinator lomba SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo merasa bangga dengan torehan prestasi siswa-siswanya. Ia berharap para finalis bisa mendapatkan hasil terbaik. “Tentunya kami berharap anak-anak bisa juara, tetapi setidaknya mereka bisa mendapatkan pengalaman berharga melalui berbagai lomba tersebut,” pungkasnya.

[Avrilia Wahyuana]

Post Comment