SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Raih Humas Reward Terbaik Pertama 2019

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Raih Humas Reward Terbaik Pertama 2019

SoloposFM, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo kembali berbangga karena memperoleh Humas Reward Terbaik. Penghargaan diterima Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko mewakili Kepala Sekolah Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd. di Gedung Darmo Cahyono Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Perguruan Muhammadiyah, Selasa (28/5/2019). Seremonial disaksikan langsung Instruktur dari Manager Litbang dan Pusdok Solopos, Sholahuddun, Drs. H. Harminto dan waka humas Perguruan Muhammadiyah serta undangan lainnya.

Menurut Jatmiko, penghargaan Humas Reward baru kali ini diperoleh setelah mengumpulkan foto copy kliping dari sejumlah surat kabar yang memuat berita kegiatan sekolah, baik akademik maupun non akademik, dari bulan Oktober 2018 hingga Februari 2019.

“Sejak saya diberi amanah, mencoba berkarya yang lebih baik. Terbukti kita pernah meraih penghargaan atas kontribusi sumbangsih dan berperan aktif membranding sekolah lewat portal media sosial sehingga mampu mewujudkan sekolah Islam yang berkemajuan dan berkeadaban pada hari Jum’at, 10 Oktober 2018. Baru kali ini ada Humas Reward 1 kliping. Dengan demikian kita harus terus untuk menjadi yang lebih baik lagi,” ungkap Jatmiko.

Sebagaimana rilis yang diterima Solopos FM, penghargaan disampaikan oleh Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah, Yatimun.

Berikut Daftar Pemenang Humas Reward 2019:
1. SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, 39 Kliping
2. SD Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat, 16 Kliping
3. SMP Muhammadiyah Program Khusus Kotta Barat, 12 Kliping
4. SD Muhammadiyah 2 Kauman Solo, 4 Kliping
5. SD Muhammadiyah 6 Kampung Sewu, 4 Kliping
6. SD Muhammadiyah 8 Jagalan, 3 Kliping
7. SD Muhammadiyah 16, 4 Kliping
8. SMP Muhammadiyah 1, 8 Kliping
9. SMP Muhammadiyah 4, 2 kliping
10. SMP Muhammadiyah 5, 4 kliping
11. SMP Muhammadiyah 6, 1 kliping
12. SMP Muhammadiyah 8, 2 kliping

“Sekolah maju tidaknya menginformasikan prestasi baik akademik maupun akademik, semangat inovasi kreatif, di era keterbukaan, mengutip Alvin Toffler Gelombang Peradaban Manusia yang menjadikan informasi sebagai salah satu kebutuhan utama dalam hidupnya,” ujar Panitia Reward Pimpinan Majelis Dikdasmen, Dr. Anwar Hamdani, SH., SE., MM., M.Hum.

Dalam fikih jurnalistik, budaya tabayun sangat penting. Bahkan menjadi kewajiban setiap Muslim agar tidak terjerumus ke lembah fitnah akibat percaya begitu saja dengan berita dari juru dusta dan tukang fitnah.

“Wahai orang – orang yang beriman, jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah (telitilah dulu), agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian,” (al-Hujurât/49:6).

[Avrilia Wahyuana

Post Comment