Duta Adiwiyata SD Muh 1 Solo Semarakkan Hari Peduli Sampah Nasional

Duta Adiwiyata SD Muh 1 Solo Semarakkan Hari Peduli Sampah Nasional

SoloposFMFlashmob Duta Adiwiyata SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo mengikuti Aksi Grebek Sampah yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Solo. Acara ini dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional. Agenda dimulai dari apel bersama di area Car Free Day Jalan Slamet riyadi di depan rumah dinas Walikota Solo, Loji Gandrung. Acara berlanjut dengan tukar sampah dengan bibit, workshop pembuatan pengganti kantong plastik sekali pakai oleh Earth Hour Community, pameran produk daur ulang dari Bank sampah, donor darah kerja sama dengan PMI dan aksi jemput sampah, Minggu (3/3/2019).

Sebagaimana rilis yang diterima Solopos FM, peserta Grebek Sampah berjalan menuju rute CFD sambil memungut sampah yang ditemui sepanjang jalur. Mereka menyisir CFD jalan Slamet Riyadi berpasangan. Tiap dua orang membawa satu kantong sampah ramah lingkungan.


“Sampah merupakan sesuatu yang dipandang tidak bermanfaat oleh masyarakat, pandangan tersebut bisa diluruskan jika sampah di kelola dengan baik maka akan memberi dampak positif bagi lingkungan dan makhluk hidup termasuk masyarakat,” kata guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Imam Priyanto.

Sepanjang jalan banyak dijumpai sampah plastik dan daun berserakan di rerumputan. Bagas, siswa kelas 6 SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, mengaku senang bisa ikut kegiatan ini walau harus berjalan jauh.

”Saya senang, sekolah bermitra DLH Solo mengadakan jalan-jalan seperti ini. Ada variasi kegiatan di luar kelas, yang pasti bisa kampanye mempopulerkan gerakan kurangi sampah plastik. Flashmob Duta Adiwiyata hadirkan kepedulian lingkungan di era industri 4.0, menuju Solo go green, dan ramah lingkungan,” terangnya.


Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko, mengatakan gerakan Aksi Grebek Sampah kegiatan yang baik dan bisa dilakukan secara rutin setiap sekolah dan di rumah masing-masing.

”Upaya menjaga lingkungan, tadabbur lingkungan dan menambah keakraban sekolah dengan masyarakat. Bahwa Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR) SDM 1 Ketelan terus berinovasi dan berbagi inspirasi dalam hal pemajuan sekolah adiwiyata. Meliputi optimalisasi duta adiwiyata, bank sampah, sudut sampah di tiap-tiap kelas, laboratorium botani dan layanan pendidikan berkualitas yang terbaru natural laboratory atau laboratorium alam di Juwiring Klaten, Jawa Tengah” jelasnya.

Selain itu, menurut jadmiko SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo juga sudah membeli tanah berupa sawah di Klaten. Lahan ini sekitar 4 ribu meter lebih atau 2 patok. Rencananya lahan akan dimanfaatkan sebagai edupark atau laboratorium alam. Lahan ini bisa dimanfaatkan siswa untuk praktem menanan.

[diupload oleh Avrilia Wahyuana]

Post Comment