SD Muhammadiyah 1 Solo SD Muhammadiyah 1 Ketelan Terima Penghargaan Sekolah Islam Abad 21

SD Muhammadiyah 1 Solo SD Muhammadiyah 1 Ketelan Terima Penghargaan Sekolah Islam Abad 21

SoloposFMSD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo meraih penghargaan “The Most Favorite Elementary Islamic School In Quality Education Program Of The Year 2019″ dari Indonesia Development Achievement Foundation (IDAF). Malam penganugerahan bberlangsung pada Jumat malam (1/3/2019) di Phoenix Hotel, Yogyakarta. Penghargaan diterima Kepala Sekolah, Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd, didampingi Waka Kesiswaan, Imam Priyanto dan waka Humas, Jatmiko.

Ada beberapa indikator yang mengantar Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR) versi Kemendikbud RI dan Sekolah berbasis Pendidikan Karakter, Budaya, Teknologi, Informasi, Komunikasi (TIK) ini memperoleh penghargaan. Antara lain, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo diminati oleh masyarakat, integritas, etos kerja, gotong royong, dan layanan pendidikan berkualitas.

Sebagaimana rilis yang diterima Solopos FM, menurut Kepala Sekolah, Sri Sayekti, S.Pd., M.Pd, selama ini amanah dan kepercayaan masyarakat begitu tinggi, sehingga SD Muhammadiyah 1 Ketelan berhak menerima penghargaan “Indonesia Most Recommended Education Award 2019”.

“Jelang 84 tahun SD Muh 1 yang didirikan pada tahun 1935 mendapat kado spesial penghargaan, terbukti dari kuota peserta didik baru selalu terpenuhi,” jelas Sri Sayekti, S.Pd, Jum’at (1/3/2019).

Pertama, SD Muh 1 merupakan gudang prestasi baik akademik maupun non akademik yang ditorehkan secara kelembagaan baik dari guru, komite sekolah, maupun siswa.

“Meraih 191 prestasi,Al Hamdulillah selalu ada prestasi-prestasi,” ujar wanita kelahiran Solo, 13 April 1971 yang sarat pengalaman dan prestasi individu.

Kedua, inovasi dalam dunia pendidikan dan kultur sekolah, kegiatan belajar mengajar maupun media pembelajaran.

“Merupakan sekolah model dengan pemanfaatan portal rumah belajar Pustekkom Kemendikbud RI, dan menjadi model sekolah lain dalam pengembangan pendidikan karakter,” terang Sri Sayekti.

Ketiga, SD Muhammadiyah 1 Ketelan memiliki ciri khas, di antaranya Kegiatan Ektrakurikuler 28 jenis, Seni Budaya (Karawitan dan Pedalangan), berwawasan lingkungan, Kantin Sehat dan BUMS, hingga Penggunaan e-Money sebagai alat transaksi anak-anak di sekolah.

“E-Money, alat transaksi pengganti uang dan tidak boleh bawa uang tunai. Kartu tersebut menjadi media literasi digital, finansial, sekolah sehat, sejak dini anak-anak sudah mampu mengatur keuangan. Di era industri 4.0, kita siapkan satu kartu yang akan mencukupi kebutuhan anak-anak di sekolah. Sejumlah workshop juga kita siapkan terkait era digital,” tambahnya.


Sri Sayekti berharap SD Muhammadiyah 1 ketelan makin meningkatkan kualitas dengan prestasi hebat lainnya. Dalam waktu dekat, ia juga berharap sekolah ini menjuarai lomba Adiwiyata tingkat provinsi. Menurutnya, pihaknya selalu berkomitmen mengantar peserta didik sebagai generasi abad 21 yang memiliki kepekaan, keterampilan khusus, komunikasi, kolaborasi, berfikir kritis, serta mampu salat dan jadi imam. Selain itu, siswa juga diharapkan salalu hormat dan patuh orang tua dan gurunya, bisa mengembangkan diri dengan bahasa inggris kurikulum cambridge dan berkreatifitas.

“Tentu penghargaan ini sangat memotivasi civitas akademika warga sekolah. Menjadi penyemangat untuk lebih baik lagi di masa yang akan datang, dan anak-anak bergembira dengan pembelajaran berbasis e-learning, dengan terus meningkatkan prestasi. Prinsipnya kita selalu membuka diri tidak pelit ilmu. Kita selalu berusaha memperbaiki yang berawal dari masalah dan apa solusinya,” pungkas Sri Sayekti.

[diupload oleh Avrilia Wahyuana]

Post Comment