SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Semarak Peringati Hari Peduli Sampah

SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Semarak Peringati Hari Peduli Sampah

SoloposFMSD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo gelar semarak Peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Kegiatan ini meliputi aksi memungut sampah di Teras Adiwiyata, memanfaatkan karton bekas tisu gulung dibuat vas bunga, hingga membuat karya dari bahan buatan dengan membuat bunga dari tisu dan sedotan, Jumat (1/3/2019).

Kegiatan ini dilakukan dengan bekerja bersama Paguyuban Orang Tua Wali Siswa (PGOTS). Peserta didik ke luar kelas membersihkan sampah yang tercecer dan mengajak warga sekolah meninggalkan penggunaan kantong plastik.


”Kegiatan ini bertujuan mengajak dan memotivasi siswa-siswi untuk merawat tanaman dan berkreasi serta lebih peduli terhadap lingkungan.
Kali ini berkreasi dengan menggunakan karton bekas tisu gulung, dengan alat dan bahan karton bekas, kertas warna, pensil, gunting, dan lem,” kata Dwi Suparwanto, guru kelas 2C.

Sebagaimana rilis yang diterima Solopos FM, di Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis Teknlogi, Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Budaya ini, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya dilakukan hari ini saja. Tetapi setiap hari terus berproses karena SD Muh 1 merupakan sekolah Adiwiyata binaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Solo.


Alisha Nor Azmi, salah satu siswa, mengatakan senang terlibat dalam kampanye itu. Menurut dia, sudah saatnya
masyarakat melakukan diet kantong plastik.

“Kegiatan membuat vas bunga dan bunga sangat menyenangkan, Mari bersama menjaga lingkungan, mengurangi penggunaan sampah plastik, ” tuturnya.


Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala sekolah bidang Humas,
Jatmiko mengatakan pada Minggu, 3 Maret 2019 sekolah akan mengirimkan sebanyak 16 siswa dan 2 guru pendamping bertempat di Car Free Day di kawasan depan rumah dinas Wlaikota Solo, Loji Gandrung untuk mengikuti HPSN. Mereka akan bergabung bersama dengan 28 sekolah dasar dan menengah lainnya.

“Pelibatan orang tua siswa di teras Adiwiyata adalah bentuk petik praktik baik dari nilai utama pendidikan karakter, baik sisi religius, nasionalisme, gotong royong, mandiri dan integritas, untuk bergerak, perbaikan-perbaikan dan berkarya sebuah kemajuan dan amal shaleh. Kali ini kita memanfaatkan teras yang ada. Teras ini nantinya bisa menjadi tempat siswa, duta Adiwiyata, dan kaya akan manfaat. Seperti menyerap polusi, sumber oksigen, menghilangkan kepenatan dan juga menyalurkan hobi,” kata Jadmiko.

[diupload oleh Avrilia Wahyuana]

Post Comment