Home » Archives by category » UMKM Soloraya

Batik bola sambut Euro 2012

[SPFM], Kota Solo sangat identik dengan batik. Banyak sekali pedagang dan produsen batik yang tumbuh dan berkembang di kota ini. Salah satunya adalah Batik Pelangi yang beralamat di Jl.Karangturi No.1 A Pajang, Laweyan, Solo. Seiring dengan berkembangan zaman, pakaian batik semakin tren dengan mengikuti perkembangan mode. Oleh karenan itu, produsen batik pun tidak hanya mengandalkan [...]

Juice Rudy, segarnya jus dengan gula batu

[SPFM], Hobi jajan tak selalu buruk. Sebab bagi Rudy, hobi jajan justru memunculkan ide untuk berusaha. Kala itu, selepas SMA, Rudy bekerja menjadi buruh bangunan. Buruh bangunan bukanlah cita-citanya, namun keterbatsan pendidikan yang dienyamnya, membuatnya harus bersusah-susah dulu. Rupiah demi rupiah dari hasil bekerja sebagai buruh bangunan itu, ia kumpulkan untuk modal usaha. Saat bekerja [...]

Read More

Arjuna Tailor: langganan para pejabat

Read More

Uniknya Gulai Kepala Ikan mas Agus

[SPFM], Solo tidak bisa dilepaskan dari keragaman kulinernya. Berbagai macam kuliner dengan mudah didapat di Solo. Salah satu kuliner yang cukup unik adalah, Gulai Kepala Ikan Mas Agus. Usaha yang mulai dirintis oleh suami-isteri Agus dan Liesmia Harmanto ini, sejak awal tahun 2010 yang lalu,  cukup terkenal  di Solo. Lies mengatakan, awal mulanya dirinya berbisnis [...]

Read More

Kondang Roso, gorengan kondang ala Andi Riswandi

[SPFM], Siapa yang tak suka gorengan? Hampir sebagian besar dari kita suka dengan camilan yang satu ini. Selain karena harga yang terjangkau, gorengan bisa menjadi pengganjal perut di kala lapar. Namun, gorengan yang satu ini lain dari yang lain. Dari sisi tampilan hingga rasa, gorengan ini setingkat lebih tinggi dibanding gorengan pinggir jalan. Ya, adalah [...]

Read More

Kreasi Lanny’s Collections

[SPFM], Kreatifitas yang dimiliki harus dikembangkan dan dimanfaatkan untuk menciptakan kreasi yang bernilai ekonomi tinggi. Hal inilah yang dilakukan Lanny, pendiri Lanny’s Collection yang menghasilkan produk sepatu, tas, kain dan souvenir buatan tangan. Usaha ini didirikan lanny, sejak tahun 1980. Awalnya, Lanny hanya seorang ibu rumah tangga di lingkungan kampung penyembelihan sapi di kawasan Jagalan, [...]

Read More

Kaos jenaka ala Mase Show Low

[SPFM], Memulai suatu bisnis atau usaha tidaklah hanya cukup dengan modal uang saja, namun juga harus kreatif. Apalagi, jika bisnis tersebut berupa pakaian terutama kaos khas Solo. Hal itu lantaran bisnis persaingan pakaian di kota Solo sangatlah ketat. Salah wirausahawan yang terjun di bidang pakaian adalah Julius Joko Santoso. Dia mulai berbisnis kaos sejak pertengahan [...]

Read More

Patung Loro Bloyo buatan Harni

[SPFM], Di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) bukan alasan untuk patah semangat. Bagi Harni, pengalaman itu justru membuka peluang untuk berwirausaha. Tahun 1999 lalu, saat krisis ekonomi mendera, wanita berusia 50 tahunan ini terpaksa dirumahkan. Namun, kejadian itu melecut dirinya untuk membuka usaha secara mandiri.  Harni yang semula bekerja di pabrik besi, beralih menjadi perajin cinderamata. Dari [...]

Read More

Kaos Solo, Solowae

[SPFM], Kota Solo kaya event. Dengan banyaknya event, wisatawan yang berkunjung ke kota ini terus bertambah. Souvenir yang khas Solo pun menjadi kebutuhan sekaligus peluang. Inilah yang dilakukan Yayok Aryoseno, salah satu pendiri Solowae, produsen kaos oblong. Usaha ini sudah dilakukan empat tahun lalu, dengan tekat memproduksi kaos yang diharapkan bisa menjadi ikon Solo. Dari [...]

Read More

Fasih berkreasi dengan vinyl

[SPFM]Selama ini, aksesoris rumah terbuat dari kayu, rotan atau kain. Namun, ditangan Fasih Subagyo, aksesoris bisa dibuat dari bahan lain, vinyl atau kulit sintetis. Melalui nama Lilok Distro, Fasih berkreasi membuat berbagai pernak-pernik seperti tissue, wadah air mineral, tempat perhiasan dan jam tangan, hingga tempat kotak wadah cucian. Fasih adalah guru di sebuah sebuah sekolah [...]

Read More

Jilbab Paris dari Ngisor Kecacil

Solo [SPFM], Untuk menjalankan bisnis bisa dilakukan kapan saja, dimana saja dan dengan suasana yang apa saja. Seperti yang dilakukan oleh Pendiri Perkumpulan Ngisor Kecacil Yani Mardiyanto. Enam bulan yang lalu Yani dan 3 orang temananya mulai menjalankan bisnis Jilbab Paris lukis. Yani bercerita dia dan rekan-rekan seniman ingin mencoba melakukan bisnis yang sekiranya cocok [...]

Read More

Roti Ballan Sukoharjo, lembut dan terjangkau

[SPFM], Usahanya yang masih skala rumah tangga ini terbilang baru. Sekitar 6 bulan lalu Fajar Prasetyo memulai usaha dibidang bakery. Laki laki 33 tahun yang  telah memiliki 1 orang anak ini, awalnya hanya seorang karyawan perusahaan roti. Banyaknya pengalaman karena bekerja dari 1 perusahaan ke perusahaan lain, membuat Fajar mahir membuat aneka jenis roti dan [...]

Read More

Puriyott, parfum ‘import’ a la Kartasura

[SPFM], Parfum sudah menjadi mode dan trend di berbagai kalangan. Mulai dari kaum selebritis hingga anak sekolahan, setiap hari seakan tidak pernah terlepas dari yang namanya parfum. Bermula dari hobi mengoleksi parfum, Ning Sri wahyuni kemudian memulai usahanya dengan membuka counter parfum antara lain yang terletak di Jalan Ahmad Yani Kartasura, yang diberi nama Puriyott. [...]

Read More

Blangkon dari Sraten

[SPFM], Bentuknya khas. Setengah lingkaran dengan tonjolan di belakang. Itulah Blangkon topi atau penutup kepala khas Jawa yang sering tampak di upacara-upacara adat. Bentuk Bangkon memang bermacam-macam. Ada yang yang berupa ikat kepala, tapi yang populer memang yang mempunyai bentuk  menonjol di belakang.  Bentuk Blangkon yang demikian, salah satunya dibuat Ananto warga Potrojayan, Sraten, Serengan [...]

Read More

Pernak-pernik dari Q-KO Creatio

[SPFM], Wirausaha memang unik. Dapat dimulai kapan saja. Dan, yang pasti penuh kejutan.  Wirausaha juga bisa diawali dengan bekerja untuk orang lain. Sebelumnya, akhirnya bisa mandiri, mempunyai usaha sendiri.  Inilah pula yang dilakukan Himmati Mulkiyah Islamiyah atau yang akrab disapa Ima. Ima, saat masih sekolah di SMP, menjajal peruntungan dengan bekerja pada kerajinan flannel. Pekerjaan [...]

Read More

Oemah Es Krim van Nguter

[SPFM], Alam menyediakan potensi untuk diolah. Dengan sentuhan kreatif, apa yang tersedia di sekitar dapat diubah hingga mempunyai nilai lebih. Inilah pula yang dilakukan Primanda Adi di Dusun Pondok, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Adi, demikian akrab disapa,  mengolah umbi, buah-buahan menjadi bahan dasar es krim dengan citra rasa yang khas. Sejak tiga tahun lalu, Adi [...]

Read More

Raih peluang dari pangsa yang khas

[SPFM], Kejelian membidik pangsa pasar, amat dibutuhkan membuka usaha. Adanya  pengembangan usaha dengan menyesuaikan kebutuhan calon konsumen, diharapkan mampu menciptakan peluang-peluang baru. Inilah yang dilakukan Wiwik Yulia Tristiningrum yang membuka salon muslimah, IDEA. Yulia sengaja merintis usaha ini untuk menawarkan bentuk pelayanan yang khas. Yuli memang hanya membidik segmen pasar khusus wanita dengan konsep Islami. [...]

Read More

‘Pasar akan memilih produk berkualitas’

[SPFM], Berawal dari bisnis keluarga, kini kian menggurita. Sandal Bu Yamto bermula dari bisnis keluarga yang dijalani turun temurun sejak tahun 1960. Ibu Suyamto Hadi merupakan generasi kedua, yang kini memegang bisnis keluarga itu sejak tahun 1980. Hingga kini, dia tetap konsisten membuat sandal dengan bahan kulit asli. Bersama dengan 10 karyawan, bisnis Bu Yamto [...]

Read More

Susu segar ala ‘Mas Nobon’ pakai gula batu

[SPFM], Susu segar, mungkin sudah tak asing lagi bagi kita. Kita pun banyak menjumpainya di sepanjang jalan, utamanya pada sore hingga malam hari. Tapi tidak dengan susu segar Mas Nobon yang berlokasi di Jalan Joko Tingkir Nomor 40, Pajang Solo ini. Bukan hanya jam bukanya yang di pagi hari, yakni pukul 05.00 WIB hingga pukul [...]

Read More

Ekstrak Jamu ‘Srikandi’ Solo

[SPFM], Seiring kemajuan zaman, cara orang minum jamu juga berubah.  Tidak hanya dalam bentuk minuman, jamu sekarang juga disajikan dalam bentuk yang lebih praktis, diekstrak. Ini pula yang dilakukan mereka yang berhimpun dalam Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Srikandi di Kerten Solo. Dengan bentuk seperti ini, penggemar jamu lebih mudah merasakan khasiat jamu,  karena hanya [...]

Read More