Dua Siswa Kelas 8 SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo Kembali Juarai Lomba Robotik

Dua Siswa Kelas 8 SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo Kembali Juarai Lomba Robotik

SoloposFM – Muhammad Raffi Rosind Nugroho (Raffi) dan Abdurahman Wahid Atallah (Rahman) lagi-lagi berhasil menambah koleksi piala kejuaraan robotic. Dua Siswa Kelas 8 SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo tersebut berhasil meraih juara secara individual dalam kategori Robotik Programming Kejuaraan Lomba December Robotic Competition, Minggu (9/12/2018) di Trans Mart Mall Pabelan Sukoharjo.

Raffi dan Rahman mampu membuktikan kemampuannya pada ajang tersebut dengan menyingkirkan 110 peserta dari berbagai daerah di Solo raya. Mereka berdua menggunakan jenis robot lego NXT. Abdurahman Wahid Atallah, SMP Muhammadiyah PK Solo berhasil menjadi juara pertama dengan score 70, Muhammad Raffi Rosind Nugroho, SMP Muhammadiyah PK Solo menjadi juara kedua dengan score 70, sedangkan juara ketiga adalah Akhtar Novandy, MI Muhammadiyah Karanganyar, dengan score 65.

Perlombaan Robotic Programming “STAR RUNNER” Trans Mini Studio Solo diselenggarakan oleh Robostar bekerja sama dengan Trans Corp (Trans Studio Mini) pada 9 Desember 2018. Arena perlombaan yang digunakan jenis Star Runner. Perlombaan dimulai dengan sesi memprogram dan mencoba selama 90 menit. Kemudian peserta tidak diperbolehkan mengubah programnya lagi. Robot NXT dibawa ke arena untuk pengambilan nilai. Saat pengambilan nilai peserta mendapat 2x kesempatan, dan yang diambil adalah nilai terbaik. Juara I, II, dan III ditentukan dengan poin tertinggi. Jika terjadi kesamaan poin tertinggi akan dilihat waktu tercepat robot menyelesaikan tugasnya. Total potensi maksimal robot adalah 70 poin.

Aryanto selaku Humas SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo dalam rilis yang diterima Solopos FM, mengaku bangga dan senang atas prestasi-prestasi yang ditorehkan para siswanya dalam bidang robotic. Ia pun menjelaskan bahwa kedua siswa tersebut memang sangat konsentrasi dalam bidang Robotik maka tidak kaget apabila mereka sering mendapatkan juara.

Alhamdulillah kami merasa senang dan bangga. Apapun potensi siswa baik dari sisi akademis dan non akademis maka sekolah akan terus mensupport secara maksimal,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa prestasi yang diraih Raffi dan Rahman sudah lengkap karena mereka berhasil mengukir prestasi dari tingkat kota hingga nasional. Sebelumnya Raffi dan Rahman berhasil meraih juara ketiga kategori Junior Programming dalam ajang lomba Jateng Robotic Competition 2018 tingkat Provinsi, Jumat (21/9) di Sasana Manggala Sukowati, Kabupaten Sragen.

Selain itu, Ajang Indonesia Robotic Competition (IRO) 2018 tingkat nasional kategori Junior High Programming di Surabaya mampu juga ditaklukan dengan berhasil menduduki peringkat kesepuluh dari 30 tim yang ada. Saat itu nilai yang diperoleh 35 poin dengan kecepatan 1 menit 52 detik.

[Avrilia Wahyuana]

Post Comment