Wow Ajaib! Limbah Kertas Disulap Jadi Aneka Satwa oleh Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo

Wow Ajaib! Limbah Kertas Disulap Jadi Aneka Satwa oleh Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo

SoloposFM – “Ayo Pak Imam, sekarang aja mulai membuat bubur kertas menjadi patung hewan,” pinta Daffa dengan suara lantang.

Permintaan tersebut terucap dari Daffa Kautsar al Sundoro, salah satu murid kelas VI di SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Solo yang kemudian didukung oleh teman-temannya. Pada Selasa (09/10/2018), memang berlangsung pembelajaran Tema 1 : Selamatkan Hewan dan Tumbuhan yang berlangsung dalam proses kegiatan belajar di sekolah ini.

Begitu murojaah atau kegiatan mengulang hafalan surat-surat pendek selesai, peserta didik langsung minta pelajaran praktik dimulai.

Baiklah, Kita bisa mulai sekarang!” ungkap Imam Priyanto, pada akhirnya.

Ayo, keluarkan semua alat dan bahan yang diperlukan! Apa semuanya sudah lengkap?” tanya sang guru kelas VI ini.

Siap, Pak!,” jawab para siswa serempak dan bersemangat memulai praktik di hari itu.

Kesibukan pun dimulai. Sebanyak 156 siswa kelas VIA, B, C, D dan D1, mulai sibuk mengeluarkan sejumlah peralatan. Hari ini, mereka ternyata akan membuat alat permainan edukatif yang terbuat dari bahan limbah aman.

Sejumlah bahan tak terpakai telah disiapkan. Seperti kertas, kertas koran, mata kocak, triplek, dan lain sebagainya. Tak lupa mereka membawa lem fox, cat minyak, kuas, palet, baskom, triplek, hingga mata boneka.

Para siswa dibawah bimbingan guru, nampak asyik membuat bubur kertas dari kertas koran dan air yang diblender sampai halus. Setelah cukup halus, adonan tersebut lalu diperas. Langkah berikutnya adalah masukkan bubur kertas ke dalam baskom dan ditambahkan lem. Para murid kemudian mengaduk bubur kertas. Langkah ini mereka lakukan dengan semangat, walaupun mereka menggunakan tangan agar lem dan bubur kertas tercampur rata.

Saat semua adonan telah tercampur rata, sampailah pada bagian yang menyenangkan. Yaitu, membentuk kertas sesuai keinginan. Oleh para siswa kretaif ini, limbah disulap menjadi alat edukatif. Kura-kura, penyu, buaya, harimau, pinguin, hiu, kupu-kupu, gajah, kuda, panda, gurita, ubur-ubur, badak, jerapah, bahkan naga, terbentuk dari adonan kertas tersebut..

Usai dijemur, patung tersebut siap diwarnai sesuai selera. Bahkan, para murid menambahkan hiasan mata kocak atau aksesoris lain di patung karya mereka. Dengan sentuhan kreativitas, barang bekas atau limbah yang biasa ditemukan di rumah bisa dijadikan alat permainan edukatif.

Ternyata kalau dilihat dari kejauhan, keren juga hasil karya kita,” gumam Daffa Kautsar al Sundoro salah satu siswa kelas VIB saat melihat jejeran karyanya dan teman-temannya dengan bangga.

Imam Priyanto yang juga salah satu wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, mengungkapkan bahwa memanfaatkan limbah koran diera kekinian sangat penting. Selain untuk menunjang pembelajaran tematik pada muatan Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang pengelompokan hewan, kegiatan ini sekaligus mengajak anak-anak belajar sambil bermain (BSB).

Anak juga diajak berinteraksi dengan teman-temannya, mengenal gambar dan aneka suara binatang. Karya tersebut dipajang sepanjang 20 meter di depan kelas untuk mengedukasi adik kelasnya,” papar Imam.

[Avrilia Wahyuana]

Post Comment