Travelling Sambil Bisnis? Kenapa Tidak

Travelling Sambil Bisnis? Kenapa Tidak

SoloposFM-Perjalanan dinas baik di dalam maupun di luar negeri sering dianggap sebagai sebuah pelarian dari rutinitas di kantor. Terlebih kalau memang pekerjaaan yang dilakukan hanya seputar mengetik di depan komputer atau laptop dan berdiam di meja seharian. Wah, pasti bosan kan. Ada satu istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan hal ini, yaitu bleisure. Kata itu berasal dari dua kata yang digabungkan, business dan leisure.

Bleisure ini dianggap sebagai sebuah liburan bagi seorang karyawan tanpa harus mengambil jatah cuti. Tapi, perlu diingat, kalau pada perjalanan ini, waktu yang kamu miliki sangat terbatas. Karena itu, kamu perlu untuk mengambil kesempatan dan peluang sebisa mungkin. Sisipkan liburan dengan cara yang paling efisien di tengah kegiatan bekerja kamu. Di sela-sela meeting, kamu harus bisa menyelipkan waktu untuk mengunjungi atraksi atau tempat hiburan. Jaga terus tubuh agar selalu fit mengahadapi aktivitas padat kamu nantinya. Berikut tips menjalani bleisure atau melakukan perjalanan dinas sambil traveling, seperti yang dikutip dari berbagai sumber (2/9/2017):

Buat itinerary yang pas

Ini sangat penting apalagi kalau jadwal perjalanan dinas kamu padatnya bukan main. Coba sedikit waktu luang yang kamu miliki disisipi dengan berkunjung ke tempat atraksi atau pusat wisata yang terdekat dengan hotel tempat kamu menginap. Kamu juga bisa mencari tempat wisata yang memang baru “hidup” di malam hari. Jadi, kamu tetap bisa berkeliling setelah seharian bekerja dan melakukan meeting. Tapi ingat, jangan sampai kegiatan keliling ini menganggu jadwal pekerjaan kamu yang seharusnya.

Rencanakan destinasi tempat wisata

Tips yang satu ini punya keterkaitan dengan tips sebelumnya. Merencanakan destinasi apa saja yang ingin kamu kunjungi untuk traveling selama melakukan perjalanan dinas, bisa membebaskan kamu dari masalah. Pasalnya, tujuan utama kamu kan untuk bekerja, jadi jangan sampai kamu terlalu fokus dan menitikberatkan waktu kamu untuk traveling. Destinasi yang pas untuk traveling di kala bleisure adalah tempat yang tidak memakan banyak tenaga, mudah diakses dengan transportasi umum, dan memiliki fleksibilitas jadwal beroperasi.

Catat wisata kuliner

Mencatat wisata kuliner apa saja yang patut dicoba bisa memangkas waktu kamu mencari letak penjualnya. Ini bisa membuat waktu kamu yang sangat sempit jadi lebih efisien. Kamu bisa memulainya dengan melakukan riset tentang berbagai kuliner yang ingin dicoba. Coba lihat di artikel yang ditulis para food blogger dan travel blogger. Biasanya, mereka akan menjabarkan segala informasi tentang wisata kuliner itu dengan detail dan mudah dipahami. Cari panganan khas dan sajian kuliner yang identik dengan destinasi tempat kamu tinggal. Dijamin, kamu akan merasakan nikmatnya melakukan pekerjaan sambil liburan.

Pilih transportasi ternyaman

Transportasi yang nyaman bisa menentukan “nasib” kamu selama liburan. Sudah kita bicarakan di atas kan kalau perjalanan bisnis yang diselingi dengan liburan pasti akan membuat waktu kamu semakin padat. Pilih jenis transportasi yanng paling nyaman dan tidak terlalu menguras energi selama kamu berjalan-jalan di sekitar. Jika mungkin taksi terlalu mahal, mungkin menyewa mobil pribadi bisa menjadi pilihan. Inilah yang kemudian akan kita bahas di poin selanjutnya.

Siapkan dana lebih

Menyiapkan dana lebih sudah pasti harus dilakukan saat melakukan liburan di sela perjalanan bisnis. Sudah pasti kan kalau segala kebutuhan akomodasi dan transportasi kamu pasti ditanggung perusahaan. Namun, bukan berarti kamu harus lepas tangan soal keuangan. Sebenarnya bisa saja kita mengirit dan membuat pengeluaran yang lebih efisien dari dana yang diberikan kantor. Hanya saja, yang kita inginkan pastinya adalah liburan yang tenang dan senang. Tapi, sebanyak-banyaknya dana yang harus kamu persiapkan paling tidak kamu tak perlu beli tiket pesawat dan membayar penginapan.

Tambah durasi menginap

Nah, ini adalah tips yang memerlukan kamu untuk mengambil jatah cuti. Kalau begini, pastikan kamu sudah mengajukannya jauh hari sebelum perjalanan bisnis itu dilakukan. Jangan dadakan. Dengan membuat rencana menambah durasi menginap kamu bisa mencicil tugas yang harus kamu lakukan selama kamu cuti. Tugas yang datang setelah perjalanan bisnis pun jadi tidak terlalu berat dan menumpuk.

(Erlin Setyawati)

Post Comment