• 5 September 2013
    • Comments Off

    PENCURIAN MOTOR
    Maling Motor Berkeliaran di Empat Kecamatan Wonogiri

    Ilustrasi Sepeda Motor (Dok/JIBI/Solopos)

    Ilustrasi Sepeda Motor (Dok/JIBI/Solopos)

    Solopos.com, WONOGIRI-- Sepekan terakhir, pencurian sepeda motor kian marak di empat kecamatan di Kabupaten Wonogiri yakni Kecamatan Giriwoyo, Giritontro, Purwantoro, dan Jatisrono. Modusnya berupa mencuri sepeda motor yang diparkir dan mengelabui korban.

    Kejadian di Kecamatan Giriwoyo, satu unit sepeda motor yang dicuri maling yakni dikendarai Thomas Adi Nur Setyawan, 10, seorang siswa SD, warga Dusun Ngampel, Desa Tirtosworo.

    Kapolsek Giriwoyo, AKP Gunawan, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Tanti Septiyani, mengatakan hal itu terjadi sepekan lalu. Menurutnya, sekitar pukul 15.00 WIB, Thomas tengah nongkrong di satu poskamling yang tidak jauh dari rumahnya. Tidak lama kemudian, ada dua orang tak dikenal yang berboncengan sepeda motor lalu berhenti dan bertanya pada korban di mana masjid terdekat. Tanpa curiga, korban pun mengantar kedua pelaku dengan mengendarai sepeda motor Smash. Sedangkan kedua orang tersebut mengikuti dari belakang.

    “Sampai di sebuah masjid, korban berhenti. Namun, pelaku bukannya turun dan masuk ke masjid, namun meminta bantuan dari korban untuk mencari masjid lain. Tapi, kali ini korban diminta membonceng dan sepeda motornya dikendarai salah satu pelaku,” katanya, kepada wartawan, Rabu (4/9/2013).

    Sekitar 500 meter dari masjid tersebut atau tepatnya di jalan tepi hutan di sekitar Waduk Nawangan, Desa Platarejo, Kecamatan Giriwoyo, pelaku berhenti dan mengatakan uangnya jatuh di jalan. Pelaku lalu meminta tolong korban untuk mencari uang yang terjatuh dengan berjalan kaki. Seketika itu, sepeda motor milik Thomas dibawa kabur pelaku ke arah Kecamatan Giritontro.

    Motor Diangkut

    Sementara itu, Kapolsek Giritontro, AKP Supadi, mengatakan sepekan lalu, satu unit sepeda motor juga dicuri saat diparkir di dekat SMKN Kelautan Giritontro. Sepeda motor itu dikendarai Hartatik, 16, warga Pendem, Pucanganom, Giritontro.  “Korban yang merupakan pelajar SMKN Kelautan Giritontro, biasanya menitipkan motor yang dikendarainya di rumah di dekat sekolahnya sebelum jam masuk sekolah. Saat itu, tidak lama dititipkan, pemilik rumah pergi ke pasar,” katanya, Rabu.

    Sekitar pukul 08.30 WIB, lanjut dia, pemilik rumah pulang dan sepeda motor milik korban sudah tidak ada. Pemilik rumah mengira sepeda motor tersebut sudah diambil korban. Tapi, sekitar pukul 12.00 WIB, saat korban pulang sekolah, korban malah bingung mencari sepeda motor Yamaha Vega miliknya.

    “Sebenarnya, motor sudah dikunci stang, tetapi tidak ada saksi yang tahu. Dari olah TKP [tempat kejadian perkara], kemungkinan motor diangkut dengan kendaraan. Sebab, sejumlah tali plastik yang ada di jemuran rumah tersebut hilang,” imbuhnya.

    Kapolsek Jatisrono, AKP Suwono, juga mengatakan hal serupa. Kasus pencurian sepeda motor juga terjadi di wilayahnya. Korban adalah Junarti Sri Narwati, 28, warga Lingkungan Mirahan, Kelurahan Tanjungsari.  “Kejadiannya sepekan ini. Motor itu diparkir di area parkir terminal non-bus Jatisrono. Sekitar pukul 03.00 WIB, ada beberapa warga yang melihat motor dibawa seseorang. Dikira warga, motor itu dibawa korban. Tapi, setelah pukul 07.00 WIB saat korban hendak pulang mandi, dia mendapati motor sudah raib. Padahal, motor juga sudah dikunci stang,” katanya, Rabu.

    Sementara Kapolsek Purwantoro, AKP Made Ngurah Mastika, mengatakan pencurian yang terjadi di wilayahnya menimpa salah satu karyawan di sebuah agen gas elpiji. Satu unit sepeda motor milik karyawan tersebut hilang saat diparkir di depan kantornya di wilayah Desa Bangsri, Kecamatan Purwantoro.

    “Bisa dibilang, korban kurang waspada karena kunci masih ditaruh di bawah stang. Selain itu, STNK [surat tanda nomor kendaraan] motor juga ditaruh di dalam bagasi. Kejadian sekitar satu pekan lalu. Tapi, untuk datanya, ada di kantor. Ini saya sedang di luar kantor,” katanya. Terkiat hal itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada memarkir atau membawa sepeda motor.

    Leave a reply →
Comments Off

Comments are closed.