• 23 September 2013
    • Comments Off

    KASUS PENCABULAN
    Bocah Korban Pencabulan Tertular Penyakit Kelamin

    Ilustrasi

    Harian Jogja.com, BANTUL—Seorang bocah asal Kebumen, Jawa Tengah yang masih berusia 5,9 tahun berinisial KP, menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh guru mengajinya.

    Bocah malang yang kini berada di Bantul itu bahkan telah mengidap penyakit kelamin GO (gonorrhea), alias raja singa akibat tertular oleh pelaku. Pencabulan terhadap putri pasangan K,30, dan D, 31, itu diduga telah terjadi sejak sebelum Agustus 2013.

    Ayah korban, D, ditemui di rumah majikannya di Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Senin (23/9/2013) mengungkapkan, AKP mengalami pencabulan saat masih tinggal bersama neneknya di Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sedangkan ia bersama isterinya, K, tinggal di rumah majikan mereka di Bantul.

    Menurut D, anaknya diduga dicabului oleh guru mengajinya berinisial Kh. KP bersama anak-anak lainnya biasa mengaji pada sore hari di rumah Kh. Keanehan yang terjadi pada korban baru diketahui dua hari setelah Lebaran. KP mengeluh karena merasa gatal di bagian kemaluannya.

    Saat ditanya, korban mengaku dicabuli oleh Kh. “Bilangnya digaruk-garuk [kemaluannya] oleh bapaknya I, itu aja yang disebutnya setiap ditanya,” ungkap ayah korban. Kh merupakan ayah dari teman korban berinisial I.

    Atas ajakan majikan orangtua korban bernama Dharmawan, KP lalu diboyong tinggal di DIY dan menjalani pemeriksaan di RSUP Dr Sarjito, Jogja. Dari hasil pemeriksaan, diketahui korban sudah terinfeksi GO. “Katanya tertular dari yang mencabuli,” tutur D sambil menangis dan menunjukan surat hasil tes laboratorium.

    Hingga saat ini KP masih terus menjalani perawatan medis secara rutin di RSUP Dr Sarjito, Jogja. Gadis D berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal dengan perbuatannya. D tak rela bila korban yang harus menanggung sakit dan trauma seumur hidup.

    Leave a reply →
Comments Off

Comments are closed.