• 29 Agustus 2013
    • Comments Off

    SOLORAYA CREATIVE EXPO
    Pameran Berbiaya Rp4,5 Miliar Resmi Di-Launching

    Solopos.com, SOLO — Perhelatan akbar Soloraya Creative Expo berbiaya Rp4,5 miliar yang dirancang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo resmi di-launching di Hailai International Executive Club, Rabu (28/8/2013).

    Launching dilakukan langsung oleh Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo, serta beberapa perwakilan kepala daerah di Soloraya.

    Launching juga ditandai dengan diperkenalkannya maskot pameran berupa tokoh pewayangan, Bima serta website resmi www.soloraya-expo.com.

    Perhelatan akbar yang bakal berlangsung 20-24 November 2013 merupakan wujud komitmen Kadin Solo untuk berperan serta dalam mendorong laju perekonomian regional dengan menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki oleh Soloraya. Ketua Panitia, David R Wijaya, mengatakan Soloraya Creative Expo akan menjadi ruang pamer bersama bagi produk-produk unggulan di Soloraya dan untuk mempersiapkan para pelaku usaha di Soloraya dalam menghadapi ACFTA dan AFTA 2015.

    Dia menyampaikan saat ini lima venue pameran sudah siap dipakai, antara lain Beteng Vastenburg, Solo Square, Diamond Solo Convention Center dan Graha Wisata Niaga. Venue utama tetap ada di Beteng Vastenburg. Kawasan tersebut akan dikemas dengan ornamen bambu.

    “Di benteng akan ditampilkan berbagai potensi industri kreatif, mulai dari mebel, handicraft, makanan, otomotif, elektronik dan jasa keuangan,” kata David, di sela-sela launching.

    Kemudian, di Solo Square akan digeber pameran otomotif tetapi bukan mobil pabrikan melainkan sejumlah industri kreatif di bidang karoseri dan modifikasi. Di Diamond Solo Convention Centre akan dipamerkan kreasi industri kuliner, mulai permesinan, teknologi pengolahan serta kreasi kemasan. Terakhir, di Grha Wisata Niaga lantai satu untuk jasa percetakan, Graha Wisata Niaga lantai dua untuk perbankan, asuransi dan konsep bisnis.

    David melanjutkan, pameran akbar yang mengakomodir seluruh stakeholder dunia usaha dan pelaku industri kreatif ini dirancang sebagai agenda tahunan. Tetapi, masukan dari Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, pameran ini ke depannya bisa juga diselenggarakan di daerah lain yang ada di Soloraya.

    “Solo ini mengawali. Tahun-tahun selanjutnya bisa diselenggarakan di Boyolali, Sukoharjo atau Karanganyar,” kata Rudy, sapaannya.

    Leave a reply →
Comments Off

Comments are closed.