• PADUAN SUARA
    Spirit in Memory ala Vocalista Angels Choir

    Vocalista Angels Choir saat pentas di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). (JIBI/Harian Jogja/Kurniyanto)

    JOGJA—Pertunjukan paduan suara biasanya monoton. Para penyanyi hanya berdiri membentuk sebuah barisan melantunkan lagu. Namun hal berbeda diperlihatkan Vocalista Angels Choir, kelompok paduan suara asal Klaten, Jawa Tengah.

    Dalam konser bertajuk Spirit in Memory di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Minggu (16/6/2013), malam, sebanyak 27 pemain yang tampil itu menari tanpa lelah sembari menyanyi. “Menyanyi sambil menari dalam paduan suara tidak mudah karena membutuhkan tenaga ekstra,” ungkap Yason Christy Pranowo, pelatih Vocalista Angels Choir kepada Harian Jogja, Senin (17/6/2013).

    Dalam konser kemarin, puluhan pemain itu menari dengan membentuk sebuah formasi. Sesakali di antara mereka bersimpuh sembari melambaikan tangan mengikuti instruksi seorang dirijen yang berada persis di hadapan mereka.
    Yason mengungkapkan penampilan para  pemainnya itu sebenarnya dipersiapkan dengan waktu yang mepet. Bagaimana tidak, mereka hanya menggelar latihan efektif selama tiga minggu sebelum pentas digelar.

    “Hal ini disebabkan karena ajakan tampil di sini [TBY] juga mendadak sehingga kami hanya punya waktu singkat,” ungkapnya.

    Selama tiga minggu itu pula, Yason mengoptimalkan latihan para pemainnya. Bahkan tiap hari mereka berlatih selama hampir enam jam agar tampil prima dalam konser.

    “Imbasnya para pemain harus merelakan sekolah mereka untuk mengorbankan sedikit sekolah mereka untuk pentas ini,” ujarnya.

    Dalam konser tersebut, Vocalista Angels Choir membakan 20 lagu terdiri dari lagu daerah hingga lagu yang tengah populer saat ini, antara lain Gundul Gundul Pacul, Romo Romo Ana Maling, Bengawan Solo. Adapun lagu yang populer itu salah satunya berjudul I Hate You milik Smash.

    Konser Vocalista Angels Choir ini merupakan kali pertama mereka melakukan konser tunggal di Indonesia setelah sering tampil di luar negeri. Salah satu alasan kelompok yang pernah menjadi juara dunia pada 2012 silam di Amerika Serikat dalam kejuaraan The 7th Word Choir Games ini menggelar konser karena ingin membuktikan kepada khalayak bahwasanya paduan suara bisa tampil dalam konser tunggal.

    Leave a reply →

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.