• E-KTP
    Menurut Kemendagri e-KTP Setelah di-Fotocopy Chip Tidak Terbaca

    Foto Ilustrasi e-KTP
    JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto

    JAKARTA-Kementerian Dalam Negeri memberi penjelasan soal surat edaran menteri tentang larangan e-KTP di-fotocopy. Larangan itu dibuat agar e-KTP tidak mudah rusak dan fungsinya tidak berubah.

    Dirjen Administarasi Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Irman mengatakan, tujuan surat edaran bernomor: 471.13/1826/SJ tertanggal 11 April 2013 itu untuk melaksanakan amanat UU dan keputusan presiden. Sudah 130 juta e-KTP dibagikan kepada masyarakat.

    Surat Edaran Mendagri Ditujukan untuk semua menteri, kepala lembaga pemerintahan non kementrian, kepala lembaga lainnya, kepala kepolisian RI, Gubernur BI atau para pimpinan Bank, Para Gubernur, Para Bupati atau walikota.

    “Begitu di-fotocopy kegunaannya e-KTP tidak ada lagi. Karena sama aja kayak KTP lama, chipnya tidak terbaca. Karena kalau difotocopy chipnya sudah tak berguna lagi,” kata Irman saat jumpa pers di Kemendagri, Jl Veteran, Jakpus, Rabu (8/5).

    “Itu agar betul-betul fungsinya terwujud,” sambungnya.

    Di dalam surat edaran, Imran mengatakan, ada instruksi agar di setiap jajaran pemerintah menggunakan card reader supaya fungsi e-KTP berjalan. Tak perlu lagi ada budaya fotocopy KTP dalam urusan administrasi.

    “Bukan mudah rusak. Kita mencegah adanya kerusakan,” terangnya.

    Imran pun memberikan solusi agar e-KTP tak rusak. Cukup satu kali saja dikopi, setelah itu kopiannya yang diperbanyak. Bukan dari kartunya.

    “Jadi tidak boleh di-fotocopy bukan karena chipnya rendah, kalau difotocopy fungsi e-KTP nggak ada kalau difotocopy nggak ada bedanya sama KTP biasa,” tegasnya.

    Leave a reply →

5 Responses to “E-KTP : Menurut Kemendagri e-KTP Setelah di-Fotocopy Chip Tidak Terbaca”

  1. Wahyudi mengatakan:

    Sdh telat infonya… E-KTP dan di fotokopi pas mengurus pajak KBM kemarin. Terus saya lihar ada yang sudah di laminating.

    Solusinya gimana kalau sudah terlanjur.

  2. istiyoko mengatakan:

    kalau e-ktp tidak boleh di fotocopy , terus cara mengurus surat-surat penting yang mengharuskan di fotocopy bagaimana??
    dari awal tidak adakan konfirmasi jika “e-ktp tidak boleh difotocopy”

  3. santi mengatakan:

    Gemana nih uda terlanjur dilaminating.
    Waktu ambil ga dikasih tau sih..
    Yg ambilin anak smk yg lg magang disana.
    Apa ya solusinya?

  4. Kentanxskins mengatakan:

    sejak kpn e-KTP pake chip???
    setauku e-KTP pake hollogram….lagian juga knp baru skrg edaran informasinya!!!!
    emang masyarakat bodoh apa? ini semua proyek’an….kalo e-KTP rusak, yang punya proyek dapat tender lagi……enaknya cari uang………!!!!!

  5. Enter your name mengatakan:

    Ayo persiapan tender pengadaan card reader, isu sudah akomplish di hembuskan

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.