• Bus Raya Tabrak Anggota Kopassus

    Petugas melakukan evakuasi bus Raya yang menabrak motor milik anggota Kopassus Kandangmenjangan, Jumat (19/4/2013). (JIBI/SOLOPOS/Dian Erika)

    SUKOHARJO – Bus Raya jurusan Solo-Semarang berpelat nomor AD 1548 AR menabrak sepeda motor yang dikendarai salah satu anggota Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura, Jumat (19/4/2013).

    Seusai menabrak, bus terperosok ke sisi selatan jalan Amarta Raya No 9, Desa Ngabeyan, Kartasura, Sukoharjo. Sementara, korban yang diketahui bernama Danang Agus Susanto, 33, mengalami luka ringan.

    Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan yang terjadi pukul 13.00 WIB itu bermula saat bus yang dikemudikan Kusharto, 56, warga Solo, melaju kencang dari arah barat (terminal bus Kartasura) menuju timur.

    Sampai di perempatan Jl Amarta Raya No 9, mendadak sepeda motor berpelat nomor AD 6684 AA yang dikendarai Danang melaju kencang dari arah utara, hendak menyeberang ke arah selatan. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan antara bus dan motor tidak terelakkan. Warga Jl Rusa 2/14 Asrama Grup 2 itu pun terpelanting.

    Menurut salah seorang saksi mata, Nuriyanto, 28, setelah tertabrak, korban sempat terpelanting ke arah timur, sementara sepeda motor terseret bus. Meski demikian, korban yang saat itu mengalami luka di bagian kepala langsung bangkit dan dilarikan ke RS Karima Utama, Kartasura.

    “Penumpang bus langsung dioper ke bus yang berangkat berikutnya, sementara awak bus diamankan ke Mapolsek Kartasura,” tuturnya kepada Solopos.com.

    Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Cristian AER melalui Kanit Laka Iptu Sarwoko ketika dihubungi, Kamis sore, memaparkan korban mengalami benjol di kepala, luka lecet di tangan kanan dan kiri patah tulang rusuk depan kiri dan lecet pada kaki kanan dan kiri. Dirinya menambahkan, kerugian akibat kejadian ini ditaksir sekitar Rp2,5 juta.

    Leave a reply →

6 Responses to “Bus Raya Tabrak Anggota Kopassus”

  1. arek suramadu mengatakan:

    Semoga dengan adanya musibah yang beruntun menimpa Kopassus maka Komnas HAM diharap ada tenggang rasa sedikit saja untuk tidak memanfaatkan kesusahan mereka dengan mengadu domba TNI vs Rakyat,silahkan kalian bela preman,PKI,GAM,OPM & untuk TNI/POLRI tidak perlu anda bela,tapi jangan ganggu,fitnah,adu domba,contoh menyakitkan dengan kenyataan lepasnya Timtim ,Sipadan ,Ligitan dari Ibu Pertiwi.

  2. Dodi mengatakan:

    Admin http://www.solopos.com komentarnya gak bisa terbaca

  3. Andre mengatakan:

    Polisi kerjanya ngapain?? Ada Rambu rambu Batas kecepatan maksimal 40 km perjam tapi kalo ada bis yang melaju dengan kecepatan diatas 80 km perjam cuman didiamkan saja.

  4. aan mengatakan:

    saya heran sebenernya anggota komnasham itu orang indonesia ga sich,kog slalu jelek2in TNI,jangan2 ada yang ngedalingin gt,budaya ham di setiap negara itu masing2 kadarnya ga bisa di samakan itu terkait dengan budaya dan adat istiadat

  5. magneto 789 mengatakan:

    yg ada ham itu cuma negara barat doang padahal cuma negara indonesia mayoritas muslim menggunakan ham

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.