• PILKADES KARANG NONGKO
    Gambar dan Warna Bantu Warga Pilih Cakades


    Seorang warga Desa Karang Nongko, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, tengah memberikan hak suaranya di bilik suara dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa (pilkades) di balaidesa setempat, Kamis (14/3/2013). (Septhia Ryanthie/JIBI/SOLOPOS)

    Yupendi, 45, menggandeng tangan ibunya, Ngatinem, 80, mendekati salah satu bilik suara yang terdapat di Balaidesa Karang Nongko, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Kamis (14/3/2013). Setibanya di depan monitor komputer 20 inch itu, Yupendi membantu sang ibu memasukkan smart card ke dalam smart card reader yang juga tersedia di dalam bilik tersebut.

    Dengan arahan Yupendi, Ngatinem pun segera memilih gambar yang terlihat di layar monitor tersebut. Setelah menyentuh menu “Ya” sebagai tanda bahwa Ngatinem yakin dengan pilihannya, proses pemberian hak suara pun selesai.

    Ditemui Solopos.com seusai memberikan hak suaranya, Ngatinem mengakui dirinya tidak bisa membaca tulisan yang terlihat di layar monitor komputer tersebut.

    “Tapi tadi saya lihat gambar ya saya itu yang saya pilih,” tutur Ngatinem.

    Diakui pula oleh Yupendi, ibunya tidak bisa membaca tulisan-tulisan yang tersaji dalam monitor. Namun gambar yang terlihat tadi diakuinya cukup memudahkan sang ibu saat proses pemberian hak suara.

    “Ibu saya tadi lihat gambar jadi ndak perlu susah-susah membaca tulisan di situ [monitor],” ungkapnya.

    Salah seorang petugas tim teknis e-voting pilkades, Tyas, mengakui bagi beberapa warga yang tidak bisa membaca, gambar dan warna yang terlihat pada layar monitor komputer cukup membantu mereka untuk memilih dan menggunakan hak suaranya.

    “Tadi ada dua orang yang mengaku tidak bisa membaca atau buta aksara, dan saya pandu saat memilih, ternyata gambar dan warna yang terlihat di layar monitor cukup membantu mereka,” ungkap Tyas.

    Dituturkan Tyas, selama empat kali e-voting pilkades dilaksanakan di empat desa, masing-masing Kebon Gula, Kecamatan Musuk, Kebon Bimo di Kecamatan Boyolali, Gondang Slamet di Kecamatan Ampel dan Karang Nongko di Kecamatan Mojosongo, rata-rata warga tidak mengalami kesulitan berarti saat menggunakan perangkat komputer untuk menggunakan hak suaranya.

    Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali, Susilo Hartono menyampaikan hal senada. Hingga kali keempat e-voting pilkades diujicobakan, menurut dia, tidak ada kendala berarti.

    “Untuk membantu warga juga ada personel dari tim teknis maupun panitia. Jika ada warga yang meminta bantuan untuk pelaksanaan pemberian suaranya dipersilakan, namun itu pun atas seizin ketua panitia dan juga harus didampingi saksi,” terang Susilo.

    Leave a reply →

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.