• JALAN KAMPUNG RUSAK
    DPU Solo Identifikasi 163 Ruas Jalan Kampung Rusak

    SOLO – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo mengidentifikasi setidaknya 163 ruas jalan kampung di Kota Solo berkondisi rusak parah. Jumlah tersebut lebih tinggi dari laporan pekan lalu yakni 148 ruas jalan rusak parah.

    Kepala DPU Solo, Agus Djoko Witiarso, saat ditemui wartawan di Balaikota, Kamis (28/3/2013), mengatakan titik-titik kerusakan jalan dihimpun dari Musrenbangkot maupun pengajuan proposal dari masyarakat. Meski terdapat kenaikan jumlah jalan rusak, pihaknya menghitung kebutuhan perbaikan tak jauh dari perhitungan awal, Rp63 miliar.

    “Prinsipnya harus segera diperbaiki. Jika tidak kerusakan bisa meluas,” katanya.

    Dari seratusan jalan rusak tersebut, Agus mengungkapkan mayoritas berasal dari kawasan Solo Utara. Selain menyebar di banyak titik, imbuhnya, tingkat kerusakan jalan di Solo Utara lebih parah dibanding wilayah lain. Pihaknya akan memprioritaskan pekerjaan di Solo Utara jika dana telah diraih.

    “Fokus perbaikan berada di jalan perkampungan yang tingkat ekonomi warganya lemah,” ucap dia.

    Lantaran mendesak, Agus siap mengajukan kebutuhan dana Rp63 miliar di APBD Perubahan 2013. Pihaknya berharap sisa lebih penghitungan anggaran (silpa) sebesar Rp202 miliar membantu untuk mengegolkan perbaikan jalan. Menurut Agus, penggunaan silpa untuk perbaikan jalan sudah disampaikan kepada Banggar DPRD saat pembacaan LKPj Walikota tahun anggaran 2012.

    “Selain menyasar kawasan ekonomi rendah, perbaikan menyasar jalan dengan lebar tiga meter. Nanti, kualitas jalan akan ditingkatkan dengan sistem hotmix,” terangnya.

    Ia menambahkan, draf pengusulan pembiayaan telah disusun berikut daftar kerusakan jalan dan estimasi kebutuhan. Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Solo, Anung Indro Susanto, sepakat prioritas perbaikan jalan lingkungan menyasar Solo Utara.

    Anung menilai Solo Utara akan terus bertumbuh seiring pembangunan kawasan perumahan dan infrastruktur transportasi.
    “Anggaran untuk Solo Utara harus seimbang dengan perkembangan hunian di sana. Kalau Solo Selatan sudah relatif terakomodasi,” ujarnya.

    Lebih jauh, Anung mengatakan perbaikan jalan di Solo Utara krusial seiring pembangunan proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rusunawa Mojosongo dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) tahun ini.

    Leave a reply →

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.