• PT JMI Bakal Diusir, Jika Tak Sejahterakan Rakyat Kulonprogo

    KULONPROGO— DPC Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kulonprogo, yang merupakan sayap PDI Perjuangan bakal mengusir PT Jogja Megasa Iro (JMI) jika menjual konsentrat pasir besi dan tidak menyejahterakan rakyat.

    Dalam siaran persnya Rabu (23/1/2013), Ketua DPC Repdem Kulonrogo, Andi Kartala mengatakan  70% saham PT JMI saat ini sudah dibeli Rajawali Group dari Indomines. Penjualan saham tersebut, menurut dia karena Indomines telah mengambil untung dari kegiatan selama ini.

    “Jelas ada konspirasi yg dilakukan oleh perusahaan asing tersebut,” kata Andi.

    Pascapenjualan saham tersebut, Rajawali Group selaku pemilik saham mayoritas justru tidak mengindahkan isi kontrak karya yang megisyaratkan operator pertambangan wajib membangun pabrik pengolahan konsentrat menjadi bijih besi (pig iron) di Kulonprogo.

    “Padahal izin pendirian pabrik sudah turun 2012 tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda pembangunan pabrik. Mereka terindikasi mengulur-ulur waktu dengan mengatakan pembangunan butuh waktu enam sampai tujuh taun,” tambah Andi.

    Hal ini diperkuat dengan rencana perusahaan tersebut untuk memperluas wilayah pilot plan untuk menghasilkan konsentrat dan juga terindikasi bakal menjual konsentrat tersebut di luar wilayah Kulonprogo.

    Dengan demikian, menurut dia, sulit menghidarkan kesan yang terjadi saat ini adalah perampokan Sumber Daya Alam (SDA) dan penipuan terhadap pemerintah serta rakyat Kulonprogo.

    “Dugaan ini makin memperpanjang persoalan seputar pasir besi yang kemunculannya justru menimbulkan konflik horisontal dan merusaki harmoni masyarakat,” tambah Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPC PDIP Kulonprogo ini.

    Oleh karena itu, ia menegaskan, jika PT JMI makin nekat menjalankan rencana menjual konsentrat serta tidak menyejahterakan rakyat, maka perusahaan tersebut harus angkat kaki dari Kulonprogo, atau bakal diusir oleh aliansi rakyat Kulonprogom.

    Leave a reply →

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.