• BISNIS PROPERTI
    Kondotel Mataram City Jogja Laris Manis

    JOGJA –- Tren hunian mulai beralih dari perumahan dan apartemen ke kondotel. Mataram City sebagai pengembang baru untuk kondotel laris manis dibidik sejumlah investor properti. Belum lama dipasarkan, apartemen dan kondotel Mataram City sudah hampir terjual seluruhnya.

    “Tidak hanya sebagai hunian, sekarang mulai tertarik untuk menjadikan apartemen dan kondotel sebagai investasi,” ujar Direktur Utama Mataram City Bogat Agus Riyono, Kamis (30/12).

    Saat ini kondotel dan apartemen ini sedang dalam proses pembangunan. Menempati lahan di jalan Palagan Tentara Pelajar, kondotel Mataram City ini sudah habis terjual. Bogat mengaku awalnya cukup pesimistis mengingat Mataram City merupakan pengembang baru di Jogja.

    “Sebagai pengembang baru, kami ingin melayani keperluan hunian bagi masyarakat Jogja. Banyak orang yang meragukan kami, tapi ternyata sambutannya sangat baik, 220 unit dari 270 unit kondotel sudah terjual habis,” ungkap Bogat.

    Bogat mengatakan penjualan kondotel dan apartemen Mataram City tak disangka banyak berasal dari Jogja. Masyarakat Jogja selama ini dikenal lebih tertarik pada konsep hunian land house. Dalam kurun waktu beberapa tahun ini, karakter masyarakat Jogja mulai bergeser.

    “Dulu anggapannya tidak mungkin orang Jogja beli apartemen atau kondotel. Ternyata pembelinya lebih dari 50 persen malah orang Jogja,” tukas Bogat.

    Dalam waktu setahun, penjualan kondotel direspons sangat baik. Penjualan pertama menyentuh angka Rp525 juta dan kurang dari setahun harga kondotel naik 100% menjadi Rp1,1 miliar. Bogat menandaskan kondotel ini dapat menjadi investasi yang cukup menguntungkan. Pasalnya, dengan harga tersebut setelah dibangun nantinya harganya akan jauh lebih menguntungkan.

    Selain kondotel, apartemen Mataram City juga banyak dilirik investor. Dari 270 unit apartemen yang ditawarkan, sekarang sudah terjual sekitar 70%. Bogat mengatakan umumnya investor yang membeli apartemen dan kondotel ini menjadikan properti tersebut sebagai investasi yang nantinya akan disewakan lagi.

    “Seperti kondotel dan apartemen akan menjadi media investasi yang lain, disamping surat berharga. Properti resikonya lebih kecil, jadi untuk investasi lebih menguntungkan,” katanya.

    Disambut hangat di Jogja, Mataram City kini mulai mengembangkan properti baru di kawasan Maguwo. Bogat mengatakan kondotel yang akan dibangun di Ring Road Timur dengan nama Grha Indo Land ini akan berdiri 250 unit dan hanya 150 unit yang di jual.

    “Per unitnya dijual mulai Rp770 juta. Sekarang sudah terjual 30 unit, padahal masih trial. Konsepnya lebih berbeda, hotel tapi yang lebih menghemat tenaga dan sumber daya manusianya, seperti yang sudah dilakukan di Eropa,” pungkas Bogat.

    Leave a reply →

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.