• KURIKULUM 2013
    Kemendikbud Akan Siapkan 350.000 Master Teacher

    Mendikbud Muhammad Nuh (JIBI/SOLOPOS/Antara)

    BOGOR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menerapkan kurikulum baru pada Juni 2013. Persiapannya, Kemendikbud akan melatih 350 ribu master teacher selama 6 bulan.

    “Mulai dipakai kan Juni 2013, ada 6 bulan ini dipakai untuk pelatihan-pelatihan. Kita membuat master teacher, kita pilih beberapa orang berkualifikasi memadai untuk dijadikan masternya itu. Kalau kitaa memang niat, Juni harus jalan, maka seluruh sumber daya harus kita kerahkan. Man jadda wajada,” kata Mendikbud M Nuh.

    Hal itu disampaikan M Nuh di sela-sela Peringatan Hari Guru Nasional 2012 dan HUT ke-67 PGRI di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/12/2012). Acara ini dihadiri Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono serta Ketua Umum PGRI Sulistyo.

    Kurikulum baru ini, imbuhnya, masih uji publik sampai Desember 2012. Tahap pertama, akan didahulukan guru-guru SD, kelas 1 dan kelas 4, guru sekolah menengah kelas 7 dan kelas 10.

    “Yang penting substansinya setuju nggak ini. Kalau sudah oke, tinggal urusan implementasi. Ini akan dilakukan secara bertahap. Skenario awal (kelas) 1, 4, 7, 10 untuk seluruh skolah. Dahulukan dulu guru-guru yang mengajar kelas 1 dan kelas 4. Maka platihannnya paling banter sekitar 350.000-an. Kalau urusan kesiapan guru, harus disiapkan,” imbuhnya.

    Sebelumnya M Nuh mengatakan kurikulum baru ini menggunakan scientific approach, mengutamakan kemampuan bertanya dan nalar menjadi proses penting, obyek pengamatannya adalah fenomena alam dan fenomena sosial. Nilai yang ditanamkan dalam kurikulum ini adalah nilai jujur, disiplin, bersih, kecintaan terhadap lingkungan, dan nilai keindonesiaan.

    Dalam Kurikulum 2013, papar M Nuh, pola pembelajaran untuk SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) adalah pola tematik interaktif, memberikan ruang tumbuhnya kepenasaran intelektual atau intellectual curiousity.

    “Ini modal yang sangat penting dalam membangun bangsa kita. Ini akan kita lakukan bertahap. Juga, kami harapkan guru bisa sejahtera juga memiliki profesionalitas tinggi. Anak-anak didik harus membeli masa depan dengan harga sekarang, sehingga tidak perlu membayar mahal dengan harga masa datang. Kompetensi yang kita berikan adalah kompetensi yang sesuai dengan zamannya, harus ada link and match,” kata M Nuh.

    Leave a reply →

55 Responses to “KURIKULUM 2013: Kemendikbud Akan Siapkan 350.000 Master Teacher”

  1. joni mengatakan:

    Saya sangat tidak setuju dg kuriklm 2013,krn tampaknya akan meruntuhkan kemajuan bangsa n saya yakin ada maksud memundurkan bangsa sebab konsultanya org luar negeri spt dr us.australi.canada yg syarat dg kpntingan tdk suka jk indonesia maju n kuriklm ini sangat kerdil terbukti dihapus pel tik di smp smu n bhs inggris di sd adanya pel.tsb anak2 udh bs buat mobil jk dihapus pasti hanya bs buat mobil2an dll agma tdk ditmbah jamnya di smp smu yg jd sakit hti dana utk byr konsultan yg lain pke hutang nasib bgs indnsia.blm dipke kuriklmnya yg br dibuat udh ganti sehrsnya berlaku minim 10 sd 30 tahun mgkin pkiranya dikbud biar dpt proyek aja sebab kuriklm karakter bgs sj blum sampe di indnesia timur ato tengah udh ganti trus tidak punya keyakinan pd bgsa sendiri.lihat negra finlandia negr yg termaju penddikanya didunia kuriklmnya berlaku 30tahyn cace deh indonsia

    • Herlin mengatakan:

      Jika kurikulum baru ini sdh pasti untuk dijalankan tahun depan, maka pemerintah juga harus memastikan adanya sosialisasi yang memadai baik dari segi kuantitas dan kualitasnya. Adanya kebingungan mengenai kurikulum baru akan membuat penerapan yang keliru dan berbeda di tingkat sekolah. Alhasil niat yang baik dari pemerintah akan ditanggapi berbeda dan dipandang sebagai beban. Kurikulum KTSP sekarang aja masih ada kok guru yang belum paham. Hal lain yang tak kalah penting adalah standarisasi sarana prasarana serta pendidik dan tenaga kependidikan juga menjadi harga mutlak yang diperhatikan agar disparitas sekolah kota dan desa maupun pedalaman tidak jauh berbeda. semoga.
      Jika ingin menjadi master teacher gmn caranya ? adakah dibuka untuk umum dengan persyaratan tertentu ? Apakah lowongan untuk ini juga dipublikasikan ?

  2. Budiyanti mengatakan:

    gimana caranya kalo mau ikutan jadi master teacher? pemilihan gurunya berdasarkan apa? sangat tertarik untuk mendalami kurikulum 2013 ini…

  3. parlindungan lubis mengatakan:

    Percayakan saja kepada para ahlinya karena mereka tidak sebodoh kita.Saya pingin ikut master teacher juga dong?Tapi saya guru swasta bolehkan?Apa saja syaratnya?

  4. Firman mengatakan:

    sangat disayangkan perubahan kurikulum ketuntasan, evaluasi dan tindak lanjut belum pernah dilaksanakan secara maksimal eh udh ganti. perubahan zaman tidak harus diganti kurikulumkan yang paling esensial ketenangan,kenyamanan dalam mengajar. Padahal msh jutaan pendidik yg belum mahir TIK, apalagi peserta didik, eh malah TIK mau dihapus, Knapa ? padahal tidak pernah ada keluhan siswa tentang mapel TIK diajarkan sejak 2004 malah luar biasa semangatnya, semoga kebijakan dan rencana ini masih tetep memasukkan TIK dalam PBM peserta didik

  5. Lukas mengatakan:

    Pada prinsipnya saya setuju dengan perubahan kurikulum, tapi kemdikbud harus mempersiapkan guru yang dapat mengimplentasikan kirikulum tersebut. Saya menyambut baik rencana mendikbud untuk melatih 350.000 guru sebagai traner, apasih syaratnya?

  6. M HASIN mengatakan:

    Kurikulum memang sangat menentukan kecerdasan siswa asalkan jangan terlalu banyak teori utamakan praktek nyata cara membuat komponen nya bukan bisanya hanya teori dan merakit.
    Siswa setingkat SMP sudah bisa membuat DIODA,IC dan TRANSESTOR dan sebagai nya
    Siswa setingkat SMA sudah bisa membuat radio,TV,computer dan lai lain , itu namanya ingin mencerdaskan bangsa.
    Sekian Terimakasih

  7. idham kholik mengatakan:

    Pada struktur kurikulum 2013, sebaiknya untuk mata pelajaran matematika dan IPA dijadikan 6 jam pelajarn bukan 5 jam pelajaran, sebab mata pelajaran ini yg byk menggunakan waktu utk mengajak anak perpikir kritis dan inovatif. Terima kasih. Semoga kurikulum 2013 akan membawa kemajuan dunia pendidkan.

  8. idham kholik mengatakan:

    Saya siap untuk menjadi Master Teacher untuk persiapan menghandapi kurikulum 2013. Semoga kurikulum ini membawa manfaat bagi dunia pendidikan.

  9. Jelarwin Dabutar mengatakan:

    Saya setuju dengan perubahan kurikulum, tapi kemdikbud harus benar-benar mempersiapkan guru yang dapat mengimplentasikan kirikulum tersebut. Saya menyambut baik rencana mendikbud untuk melatih 350.000 guru sebagai traner, mudah-mudahan mereka yang mengikuti Diklat dapat dengan cepat menularkannya kepada semua Guru di Indonesia. Bagi saya Change your thingking cange your life merupakan motto, jadi semakin cepat berubah semakin baik. Tidak ada yang kekal di dunia ini, keculai perubahan.

  10. Jelarwin Dabutar mengatakan:

    Saya bersedia untuk menjadi Master Teacher kurikulum SMK 2013. Kiranya dengan kurikulum 2013 membawa manfaat bagi dunia pendidikan khususnya SMK.

  11. evan silitonga mengatakan:

    Bukan kurikulumnya yang kurang baik,….
    tetapi sistimnyalah yang salah, dan anggaran pendidikan banyak dikoprupsi sampai kepada tingkat sekolah…

    jika anggaran benar-benar digunakan untuk kemajuan pendidikan pasti tidak ada sekolah yang kekurangan fasilitas. karena fasilitas sangat menentukan untuk meningkatkan mutu.

    kalau dikatakan mata pelajaran terlalu banyak, ngga juga, karena disetiap sekolah saat ini ada beberapa pelajaran tambahan seperti MULOK, dan Bahasa Asing diluar bahasa ingris yang harus diikuti siswa, kalau ingin melakukan pengurangan cukup yang dua ini aja ditiadakan karena sudah menambah 4 jam pelajaran.

    Kepada Bapak mohon perhatiannya!

  12. Caa olid mengatakan:

    akh liuuuuuurrr

  13. Abu Hamzah mengatakan:

    kurikulum baru… silahkan saja,itu hak pengambil kebijakan… semoga kebijakan yang dibuat untuk memajukan negeri ini. Yang jadi pertanyaan adalah…. guru-guru TIK mau dikemanakan? Bagaiman dengan guru TIK yang sudah bersertifikasi?

  14. usep d sutarman mengatakan:

    master taecher gemana? semua orientasinya pada duit..empretlah.

  15. mighfarul mengatakan:

    aturr saja

  16. hobi umrah mengatakan:

    Apapun bentuknya kurikulum, bagi saya sebagai seorang guru yang paling utama harus dibenahi oleh pemerintah adalah bagaimana cara guru menyampaikan pelajaran d depan kelas. Dengan adanya rencana master teacer saya sangat setuju semoga akan dpt merubah karakter guru dalam menyampaikan pelajaran

  17. Kiki Oke mengatakan:

    “TIK menjadi sarana pembelajaran pada semua mata pelajaran, tidak berdiri sendiri.” bagaimana bisa menjadi sarana pembelajaran bila siswa dan gurunya tidak bisa mengoperasikannya dan kurangnya sarana prasarana pembelajarannya. kalau di kota besar siswa, guru dan orang tua memahami hal tersebut, bila di daerah, sekolah terpencil jangankan siswanya, gurunya pun gagap teknologi. Yang jelas pelajaran TIK harus tetap mandiri, meskipun digunakan/dikolaborasikan dengan mata pelajaran lainnya.
    Terimakasih, mudah-mudahan perubahan kurikulum ini bukan hanya sebuah proyek Kemendikbud, tetapi bisa dirasakan perubahan yang positif di sekolah-sekolah, khususnya sekolah terpencil yang jauh dari perkotaan, yang sangat minim sarana prasarananya.

  18. dede mengatakan:

    Perlu dikaji beberapa opsi tentang penghilangan IPS dan IPA di SD begitu pula kelemahan dan kebaikan kurikulum 2013 dengan Kurikulum KTSP dalam penerapan baik di SMP,SMA dan SMK/
    Jangan sebrono tanpa pengkajian dan penerapan kurikulum 2013 ini..

  19. sri wahyuni mengatakan:

    Sebagai guru SMA yang sudah cukup umur, namun saya masih selalu bersemangat mengikuti perkembangan dunia pendidikan, info yang dikeluarkan kemendikbud, puskur, BSNP, dll selalu saya ikuti. Jadi saya sangat mendukung apapun kebijakan dari kemendikbud, karena saya yakin kebijakan yang diambil pastilah sudah melalui kajian para ahli.Semoga kurikulum 2013 lebih memperhatikan nilai kemafaatan materi pelajaran ke dunia kerja, kalau sudah penjurusan hendaknya fokus ke jurusannya , jangan ada lagi beban mata pelajaran yang kurang perlu.

  20. sri wahyuni mengatakan:

    Saya berminat menjadi master teacher, apalagi bahasa indonesia termasuk 4 pelajaran yang akan mendapat kesempatan pertama untuk ujicoba, dan sebelumya saya pernah mendapat kesempatan menjadi fasilitator saat KBK-KTSP, semoga keinginan saya ini mendapat perhatian dari kemendikbud. Terima kasih.

  21. asrul mengatakan:

    saya sebagai seorang pendidik setuju2 saja yg penting niatx tuk kemajuan pendidikan indonesia bukan ada niat lain yg tersembunyi krn khawatir jg sih liat situasi negara saat ini yg mental dn moral para oknum pemimpin yg bejat td seimbang dgn tingkat pendidikannya yg melambung setinggi langit.d lain pihak hal itu akan merepotkan guru tuk belajar lagi kurikulum baru sementara yg lama belum di kuasai sepenuhnya.

  22. Suryadi Wiharyono mengatakan:

    Memang Pejabat Tugas nya Ngatur kebijakan …… coba lihat dengan kurukulum yang ada sekarang banyak Guru-guru buat RPP dan SILABUS aja nda becus tidak bisa mengembangan materi pelajran tinggal Copy Paste itu saja ngaku sebagai Guru Profesiaonal,…. nah dengan adanya Kurikulum 2013 sekarang ini yang mana guru dituntut untuk mengembangkankan materi pelajaran paling ndeprok lagi …
    coba bapak sidak kedaerah untuk monitor dan mengevaluasi Guru yang sedang mengajar ….nanti akan bisa mbaca bagaimana kurikulum itu dilaksanakan ……..tolong pelajari dulu SDM nya di Lapangan …..

  23. fera mengatakan:

    Walapun TIK menjadi media pelajaran tapi alangkan baiknya jika pelajaran Tik ini berdiri sendiri, karena anak-anak juga perlu di benahi dengan tekhnologi….., truss guru-gurunya mau di kemanakan? mau jobles?????????????????????????????????????????

    • Susanto mengatakan:

      Yah..saya juga heran dengan pemerintah ini….TIK…..mestinya di danai yang sepadan agar bisa mengembangkan Laboratoriumnya, bukan hanya untuk komputer saja, melainkan universal yang berkaitan dengan kenyataan di lapangan. Berapa jumlah tenaga ahli Komputer di indonesia jika dibandingkan dengan negara tetangga kita singapura, yaitu 1:100 orang. Lah….perlu dipertanyakan jika TIK ditiadakan apakah TIK ancaman bagi negara tetangga? Tolong dikaji lebih lanjut lagi. Selalu guru swasta dibiarkan dan ditelantarkan dalam kebersamaan pembinaan mutu dan kualitas tenaga TIK. apalagi negeri memiliki SMK, SMA swasta semakin ditindas dan diabaikan. Guru TIKnya berusaha untuk mencari mutunya sendiri dengan biaya sendiri agar tidak ketinggalan dari anak siswanya demi kemajuan bangsa….TIK harus tetap ada. TIK dihilangkan perlu dipertanyakan dan dijelaskan apa dan bagaimana TIK dicampakkan? Apakah ada seorang ahli entah siapa yang mengusulkan untuk meniadakannya? Perlu dipertanyakan pengusul itu, dalam hal kebangsaan dan kenegaraan. Apakah Amerika?, Singapura? Malaysia? perlu kejelasan

  24. boedie gard mengatakan:

    Menurut pendapat saya TIK tetep dilanjutkan. krn jaman semakan canggih.. siswa2 sgt butuh soal ilmu teknologi dan komunikari. sekarang jamanya komputerisasi. knp mlh menghapus pelajaran TIK. apa kata dunia

  25. Tutik mengatakan:

    perubahan kurikulum selama untuk kebaikan anak-anak bangsa, saya setuju saja. saya senang dan tambah bersemangat untuk bisa mengerti …. cuma saya merasa pelajaran IPS itu kan mempelajari tentang kehidupan sehari-hari yang akan di jalani oleh anak-anak di masyarakat …. mohon dipikirkan lagi. dan bagaimana syaratnya menjadi master teacher ?

  26. Parikhin mengatakan:

    Tekhnologi berkembang sangat pesat. sangatlah kurang apabila TIK tidak di masukan dlm kurikulum.

  27. Susanto mengatakan:

    belum selesai/tuntas kurikulum satunya eh…sudah ganti baju lagi…..belum….selesai ganti bajunya…eh sudah ganti lagi…entah apanya….nasip guru diobok-obok peneliti yang selalu gagal-dangagal, lah…gurunya dibilangin gagal n’ tidak becus, padahal itu sudah di sertifikasi, apa lagi yang belum….kasihan guru OMAR BAKRE selalu nasibnya dikebiri terus…..tapi…tak apalah…emang tugas pejuang ujung tombak selalu harus dikorbankan. Guru negeri….semakin aduhai gaya hidupnya…dan guru swasta dan yayasannya harus menerima penjajahan dari pemerintahnya sendiri….pelan tapi pasti akan dimusnahkan (kata kasarnya). padahal…..harus disyukuri adanya sekolah swasta…..sekolah swasta dipajak…….untuk menghidupi banyak orang. mestinya pemerintahan juga wajib bayar pajak bahkan harus lebih besar dari swasta.

  28. ardiansyah mengatakan:

    Emangnya pendapat rakyat begitu penting, kurikulum apapun namanya ngak penting, yang ada catat buku, baca buku sama siswa, kasih tugas lalu tunggu gajian, itu kan yang dimau pemerintah, kalau mau merubah pendidikan, lihat dulu akar masalah, baru cari solusinya, masalah nya pak menteri tahu ngak mmasalah apa yang terjadi. akar masalah kita, guru yang jenuh, jenuh dijadikan kambing hitam, jenuh jadi objek bukan subjek, jenuh kkarena takut mmengajar dan mendidik siswa, takut salah berbuat dan menindak, takut bila mengukum siswa akan dihukum oleh pengadilan, ditipu saat penataran yang ada tugas bukan bimbingan, artinya bila ingin merubah pendidikan bangsa ini, tolong anggap guru itu adalah dewa bukan hamba, bukan budak, kita anggap tentara yang tewas sebagai pahlawan, tapi berapa banyak guru yang telah meninggal dijadikan pahlawan, tolong jangan jadikan kami penyebab kegagalan baangsa ini, Kami guru se Indonesia akan siap menjadikan anak bapak ibu dan seluruh anak bangsa ini menjadi aset pembangunan, asal bangsa ini juga siap untuk membantu dan memikirkan anak-anak kami, sehingga kami akan konsentrasi anak bangsa tanpa memikirkan masa depan anak kami karena anda-anda semua telah memikirkan nya. Selamat berjuang teman ku guru

  29. aqila mengatakan:

    Saya setuju dengan pendapat Joni,,kyaknya indonesia akan semakin mundur jika pelajaran TIK di tingkat SMP dan bhs Inggris di tingkat dasar akan di hapus,,kedua pelajaran tersebut merupakan pelajaran penting untukmenghadapi dunia globalisasi yang semakin maju skr ini,,,kedua pelajaran tersebut saya kira tidak ada masalah selama ini,,sebenarnya penyebab utama dari semua ini hanya kualitas gurunya aja bukan kurikulumnya ,,,makanya harus selektif aja dalam memilih calon guru,,jangan karena dia punya uang saja yang bisa jadi guru tapi kenyaataanya kualitasnya mngecewakan..kenyataanya selama saya mengajar bhs Inggris di SD tidak ada problem yang signifikan, malahan Bhs inggris merupakan favorit bagi murid saya..

  30. Rahma mengatakan:

    pembelajaran Bhs inggris katanya salah kaprah dalam mengimplementasikannya di Sekolah Dasar,,ada benarnya juga ada salahnya,,benarnya memang sepengetahuan saya bhs Inggris di lingkungan SD banyak di ajarkan oleh guru kelas bukan guru bidang study Bhs inggris asli jadi banyak siswa yang kurang mengena dlm bhs inggris,,jikalau hampir semua guru Bhs inggris di SD berasal dari asli guru bidang study Bhs Inggris saya kira kok tidak salah kaprah,,tolong di pertimbangkan untuk tidak dihapus,,saya sudah 6 tahun mengajar Bhs.Inggris di SD pak,,sampai hari ini mendengar berita bahwa Bhs Inggris mau di hapus murid – murid saya merasa sedih semua,,karena mereka sangat menyukai pelajaran tersebut…mungkin juga klo memang jadi di hapus,,akan banyak tingkat ketidak lulusan pelajaran Bhs. Inggris di tingkat SMP,,karena bhs Inggris dasar akan membatu mereka yang akan melanjutkan ke tingkat atas..

  31. Jumriah mengatakan:

    Yg pasti q stUJU aj dgn kurikulum 2013 haxa saja yg pRLU pemerintah pRHATIKAN dsini bener2 menjaring guru yg pROFesioNAL SHingGA TRANsfER ILmu kesiswa lb bguz n Mexenangkan

  32. lina marlisa mengatakan:

    pak mentri yth;
    Saya sudah tanya beberapa anak didik saya tentang Tik, mereka kaget kalau tik dihapus, mereka sangat tidak setuju, dan lagi pula belum jelas kerjanya guru tik ini pada kurikulum baru, masa kami mau di pindahkan ke tata usaha.Kami guru kan sudah biasa menghadapi siswa/wi… Kami mohon TIK jangan dihapus pak…

  33. deahmon mengatakan:

    salah satu ciri-ciri bangsa bodoh adalah bukan hanya buta huruf tapi Buta TIK

  34. utami mengatakan:

    Meskipun penerapan kurikulum 2013 dimulai kelas 1 dan 4, tapi alangkah baiknya semua guru mulai dari guru kelas 1 sampai dengan 6 sudah mengikuti sosialisasi kurikulum 2013 semua. jadi sosialisasinya dilaksanakan serempak untuk guru kelas 1 sampai kelas 6. sehingga semua guru sudah paham lebih awal ketimbang siswanya. karena kalau tidak serempak, biasanya yang guru kelas berikutnya terutama guru kelas 3 dan 6 sudah tidak kebagianjatah sosialisasi, jadi tingkat pemahaman terhadap kurikulumpun sangat kurang bahkan tidk paham sama sekali.gURU KELAS UNTUK SD tidak selalu tetap, kadang ada pergeseran.Jadi sebaiknya sosialisasi dilaksanakan serempak untuk guru kelas satu sampai 6. Trimakasih

  35. pujiono mengatakan:

    menyikapi perubahan kurikulum 2013,saya sangat tidak setuju bahasa inggris tidak masuk kurikulum SD,dengan alasan sbb.:1. ibarat rumah,pelajaran bahasa inggris SD sama dengan membangun pondasi,untuk kompetensi di tingkat SMP,SMA dan PT. 2. amanat UU bahwa di setiap kurikulum wajib mengajarkan MAPEL, dan MULOK.dalam hal ini bhs inggris masuk MULOK.yang namanya muatan lokal,ya serhkan lokal/wilayah masing2. 3.kalau bahasa inggris SD dihilangkan jelas ini LANGKAH MUNDUR karena era globalisasi menuntut pengetahuan yg memadai hususnya menguaasaan bahasa asing/inggris

  36. firman mengatakan:

    skrg ngtren master teacher … apa lg proyek lg … kuatir diantara pendidik jd sok2an .. padahal masalah penataan PNS / pegawai sj ndk klar2 .. maunya kyak sulap wae pak mentri … ini kehidupan nyata jgn terlalu tinggi dengan mimpi dan ramalan tentang Indonesia .. tata dulu sarana pendidikan dan kualitas pendidik secara menyeluruh di Indonesia baru mau kurikulum dirubah 12 kali dalam 1 tahun gk masalah … tapi kalo sekarang 2013 .. srana pembelajaran sj mash amburadul … buku BSE yang dibeli hingga T… T eh mau diganti dgn yg baru … kasihan negara ini pak menteri … klo emang kelebihan anggaran tata dulu semua fasilitas PBM baru Ok

  37. Wilson mengatakan:

    Perobahan Kurikulum memang sudah sepatutnya dilaksanakan Untuk mengiringi kemajuan teknologi perkembangan zaman yang menyebabkan terjadinya perobahan tingkah laku dan sikap peserta didik. maka dengan adanya rancangan scientific approach dan meng integrasikan pengetahuan dengan akhlak mulia di kurikulum baru diharapkan Peserta didik dan tenaga kependidikan akan sama2 aktif dalam mendalami ilmu. Disamping itu bila kurikulum ini akan di terapkan maka akan sangat dibutuhkan pemerataan pemahaman kurikulum pada seluruh Guru dan Pengawas sehingga dapat berjalan dengan baik

  38. Ratnawaty mengatakan:

    Amat asnagt tidak setuju jk mapel bhs inggris di SD dan TIk di SMP di hilang,,,seprtinya adaudang di balik batu,,,pemerintah jgn ambl sample di perkotaan dmn mreka (sswa2) bs kursus bhs inggris atw komputer atw mreka bs belajar drmh krn mang fasilitas ada,,tp tlong liat di daerah pelosok,,sswa tdk tersntuh teknolgi jk sswa tdk blajar atw dpt ilmunya di skolah,,,so yg di kota smkin maju,,di daerah pelosok smkin terpuruk n gaptek alias akn trtinggal butanya mreka trhadap tknolgi n bodohnya mreka krn tdk memahami bhs inggris di SD yg nntinya kan mmbuat sswa smkin repot bljr bhs inggris krn dasarx di SD gak ada,,,tolonglah pak Muh NUh mmbuka mata n hatinya jgn smp sswa sswi kita smkin mundur smntar di negara lain,, SD aj uda mmpu mmbuat robot n mahir brbhs inggris,,lgian mau di kemanakan guru TIK yg jumlah dah skian juta,blm lg yg uda sertfikasi?? Jgn cm mmpu bwt prubhan tp solusi u/ guru TIK gak ada!

  39. giri hatmono mengatakan:

    tanpa pelajaran TIK siswa akan pandai dalam facebook aja… tidak ada lagi bagaimana berinternet sehat… tidak akan ada lagi pelajaran penggunaan pengolah kata dan angka… hmmm…

  40. RooY mengatakan:

    Kurikulum mau ganti kulit….hmmmm, gitu aje repot
    Kagak usah puyeng2 mikirin kurikulum…ntu pn untuk negeri
    Yang swasta pan hrs bise ikutin kurikulum yayasan,
    Jadi kesimpulannye, mau ganti kulit ape gak….egp
    Kite jgn terjebak oleh kotak hitam aje…semue bise di atur

    Wahai gur jgn mendramatisir keadaan ye…lanjutkan

  41. akhmad mengatakan:

    Untuk kemajuan anak bangsa dan dunia pendd, sangatlah penting terutama Akhlak, moral, nilai riligius yg saat ini sudah sebagian hilang, dlm kaitanya dengan kurikulum baru Pemerintah harus berpikir bijak dan jgn hanya mengambil sample di daerah tertentu saja, apalagi wacananya di tingkat SD bhs Inggris ditiadakan, pola apa yang jitu supaya anak didk bisa mahir bhs inggris, SMP TIK hilang/dengan model baru, sementara sebagian SDM kita masih rendah, in terbukti waktu saya pelatihan masih ada guru yg GATEK, timbul ? besar bagaimana dengan SISWA………nya pak

  42. Lathif mengatakan:

    Perubahan memang perlu, tapi kalau konsep berfikirnya berdasar pada pertimbangan yang penting/pokoknya ganti, ini yang tidak baik. Apalagi dengan menggunakan jurus aji mumpung, mumpung menjadi menteri . Mohon maaf Bapak Menteri! akan lebih elok kalau untuk penerapan kurikulum 2013 tidak diterapkan dulu pada bulan juni 2013 mendatang. Menurut saya hal ini terlalu terburu-buru seperti orang makan bubur yang masih panas atau maaf seperti orang yang mau buang hajat. Cobalah untuk sementara dilakukan kajian yang lebih mendalam lagi dan sosialisasi yang lebih luas lagi sambil menyerap aspirasi lebih banyak lagi. Maaf Bapak tidak bermaksud menggurui, ujung tombak dari kurikulum itu adalah guru sementara dari awal penyusunan kurikulum tersebut sampai hendak diluncurkan tidak banyak guru yang terlibat dalam penyusunan kurikulum baru tersebut. Menurut saya tidak apa-apa kurikulum yang baru itu dipraktekkan pada tahun depan yaitu 2014 setelah betul-betul siap untuk dijalankan, dari pada setelah dipraktekkan dan berjalan dalam satu tahun kurikulum itu terlihat banyak kekurangan dan kelemahannya.

  43. C.U.Bahtiar mengatakan:

    Saya sambut dengan cukup antusias lahirnya kurikulum 2013 ! Itu mungkin merupakan salah satu usaha untuk memperbaiki dunia pendidikan yang out-putnya masih terasa mengecewakan berbagai pihak. Daripada tidak ada upaya ke arah perbaikan, muncul kurikulum 2013 merupakan secercah harapan. Hanya sedikit yang saya sarankan kepada pemangku kepentingan pendidikan. Tolong lebih matangkan perencanaan dan persiapannya terutama pada tingkat implementasi di lapangan, serta saya berharap pelaksanaan kurikulum tersebut hendaknya dilaksanakan serentak pada tiap tingkatan kelas baik SD maupun SLTP dan SLTA ! Pengalaman yang lalu pelaksanaan secara bertahap tersebut, ketika sampai pada tahap akhir pelaksanaan dan memerlukan pematangan, ternyata sudah diganti lagi,……. itu seperti bahan estavet kegiatan yang tidak ada hentinya……….

  44. karwo mengatakan:

    Saya setuju aja, asal dilaksanakan secara konsisten, serta mengembangkan potensi siswa.

  45. A. Rafik, S.Pd.I mengatakan:

    saya seorang guru PAI di ujung utara negeri ini, tepatnya di kabupaten natuna, pada dasarnya menyambut baik kebijakan kemendikbud untuk meluncurkan kembali kurikulum baru. namun disisi lain saya juga merasa kecewa karena dg kurikulum ktsp saja sayabersama kwn2 guru masih banyak yang harus difahami, ditambah lagi dgdatangnya kurikulum baru, malah semakin membingungkan. tapi jika ini sudah menjadi keputusan pemerintah, kami sebagai guru di daerah pelosok ini, mengikuti sajaasalkan punya panduan yang jelasdan pelatihan bagi guru2 lebih ditingkatkan. untuk kurikulum ktsp saja saya sendiri belum pernah mendapatkan plqtihan, sebagai abdi negara dan abdi masyarkat, sayaberharappemerintah serius dalam menangani masalahpendidikan tanpa ada kepentingan politik tertentu. SEGERA BERIKAN PELATIHAN UNTUK KAMI DIKABUPATEN NATUNA! KEPRI.

  46. budi yuniarto mengatakan:

    kurikulum baru 2013 sebenarnya saya sebagai guru sekaligus kepala sekolah setuju saja, asal kurikulum baru itu tidak menambah masalah baru, dimana jujur saja sekarang ini guru masih disibukkan dengan masalah penataan guru yang masih belum tuntas. Dan apabila dalam struktur kurikulum 2013 itu matapelajaran TIK/Komputer akan diintegrasikan ke dalam semua mata pelajaran, hal seperti inilah yang akan menjadi masalah baru, utamanya bagaimana implementasinya untuk memenuhi beban mengajar 24 jam bagi guru TIK yang sudah sertifikasi. Jakarta (Kemendikbud) memang sungguh membingungkan kami guru Indonesia….TIDAK SENANGKAH BAPAK MENTERI MELIHAT GURU INDONESIA TENANG,NYAMAN, SEJAHTERA DALAM MELAKSANAKAN TUGASNYA……DENGAN TERUS DIHADAPKAN DENGAN MASALAH REGULASI YANG MEMBINGUNGKAN INI……..?

  47. Therry mengatakan:

    Saya guru, dri Propinsi NTT, kab. Manggarai.
    Menurut pndapat saya, pergantian kurikulum baru ini (kurikulum 2013) sangat efektif dan efisien. Karena slama KTSP, guru terlihat sangat sibuk dgn membuat administrasi pembelajaran, dan menjadi alasan universal bagi sebagian besar guru, bahwa rendahnya kualitas pendidikan karena guru sibuk dgn administrasi. Dilain sisi administrasi baik tak mutlak benar kualitas pendidikan meningkat. Oleh karena itu kehadiran kurikulum baru adalah untuk menyempurnahkan Kurikulum yg lama., apa lagi salah satu penekannya adalah pada nilai religius. Karena nilai religius menjadi fondasi dalam membangun kualitas hidup pribadi, pribadi-masyarakat,pribadi-Bangsa,Negara, Pribadi-Tuhan. Saya yakin pemangku kebijakan, tak semata-mata mengeluarkan keputusan akan tetapi berdasarkan hasil penelitian ilmiah dan berdasarkan potret di Negara yg pendidikannya sangat maju. Dengan demikan saya sepakat jika kurikulum baru diberlakukan secapatnya. Terimakasih.

  48. Eny mengatakan:

    Perubahan kurikulum….mungkin mohon dipertimbangkan kembali mengenai pelajaran TIK yang dihapus.Jika di kurikulum SMP TIK dihapus, maka jelas untuk mempelajari pengolah kata, pengolah angka akan menjadi sebuah cerita saja nantinya.Anak-anak masih sangat memerlukannya untuk dasar pengetikan data ,jadi tidak hanya berinternet saja yang mereka ketahui. Juga mungkin di pertimbangkan guru-guru yang sudah ada mau di kemanakan mereka,bagaimana juga dengan nasib guru-guru yang sudah sertifikasi?

  49. muri mengatakan:

    wah menjadi master teacher?tapi apa bisa malaksanakan tugasnya dg baik? lha wong sebagian masih GTT yang bergaji rata2 100 ribu dan sudah berkeluarga dan sebagian lagi guru yang sudah akan pensiun? bagaimana pak menteri? maaf klau kurang berkenan

  50. Ronu Idinawaty mengatakan:

    sbg guru TIK di sekolah yg menganut entrepreneurship, sy sangat mendukungkurikulum ini. sy yakin keberadaan guru TIK di smp bukan krn kebutuhan tercatat di rapor. Melainkan menjadi hal yg terasa lebih nyata kegunaannya bagi siswa jika dikolaborasikan dgn mata pelajaran lain. Masalahnya, tolong juga diberikan petunjuk teknisnya, bagaimana yg pemerintah inginkan dalam pelaksanaan intregrasi tsb. jgn hanya memberikan produk baru tanpa manual booknya

  51. ahmad k mengatakan:

    menteri ne goblok. sok tahu

  52. Joseph mengatakan:

    Sok we lah pa ganti nya ganti atuh, tinggal print aja kan, honor guru nya jg dswasta mah kecil banget dan anak tiri banget,ada gbpns sknya d urusinnya jg lambat

  53. Hey! Quick question that’s completely off topic. Do you know how to make your site mobile friendly? My web site looks weird when viewing from my iphone4. I’m trying to find a theme or plugin that might be able to
    resolve this issue. If you have any recommendations,
    please share. Many thanks!

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.