
Harian Umum SOLOPOS, bersama Sinarmas menyerahkan wakaf Alquran sebanyak 130 buah ke Pondok Pesantren Al-Muayyad Solo, Sabtu (11/8/2012). Wakil Pemimpin Umum SOLOPOS, Danie H Soe’oed (tiga dari kanan) menyerahkan secara simbolis Alquran kepada Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muayyad, H Abdul Rozaq Shofawi (dua dari kiri). (JIBI/SOLOPOS/Anton W Prihartono)
SOLO-Sebuah ruangan besar di bagian tengah Pondok Pesantren Al Muayyad riuh dengan suara santri putra. Suara laki-laki dewasa terdengar dominan memenuhi seluruh ruangan. Dia tengah mengajarkan ilmu agama dalam pengajian kilatan (pengajian cepat) yang hanya digelar selama beberapa hari pada Ramadan ini. Ruangan lain nampak sepi lantaran semua santri telah kembali ke rumah masing-masing untuk berlibur.
Di luar ruangan agak ke barat kedatangan sejumlah pejabat Harian Umum SOLOPOS, di antaranya Wakil Pemimpin Umum, Danie H Soe’oed, Wakil Pemimpin Redaksi, Suwarmin dan Redaktur Pelaksana, Anton W Prihartono disambut Pengasuh Ponpes Al Muayyad, Abdul Rozaq Shofawi dan beberapa rekannya, Sabtu (11/8/2012). Kedatangan mereka hendak menyerahkan bantuan berupa 130 Alquran untuk Ponpes.
Seremoni penyerahan bantuan Alquran diwakili oleh Wakil Pemimpin Umum, Danie H Soe’oed kepada Pengasuh Ponpes Al Muayyad, Abdul Rozaq Shofawi. “Kami ini hanya menyalurkan bantuan saja. Jadi ini ada bantuan berupa Alquran dari Sinarmas dan SOLOPOS. Semoga bisa bermanfaat,” ujarnya Danie.
Sambil menerima Alquran, Rozaq langsung mengucapkan banyak terimakasih. Dia menambahkan, penyerahan Alquran sudah ia terima dengan baik dan semoga pihak yang membantu bisa diberikan banyak pahala khususnya di Bulan Ramadan ini.
“Jumlah santri kami ini ada sekitar 750 orang. Jadi kalau 130-an Alquran masih kurang. Tapi tidak apa-apa karena Alquran ini akan langsung kami berikan kepada santri yang tengah menghafal Alquran supaya bisa dibaca terus-menerus. Insyaallah pemberi waqaf senang karena kalau seperti ini kan pahala akan mengalir tanpa henti. Percuma juga kan kalau Alquran diberikan kepada seseorang tapi tidak dibaca yang bersangkutan,” ujar Rozaq.
Usai serah terima Alquaran sebagai kenang-kenangan, Ponpes Al Muayyad juga menyerahkan sejumlah buku mengenai KH Ahmad Umar, seorang kiai yang sangat berpengaruh dan telah mengajar di Al Muayyad, sebuah Ponpes yang dirintis oleh ayahnya KH Abdul Mannan sejak 1930. Menerima kenang-kenangan tersebut, Danie langsung mengucapkan terimakasih.