• Angka kematian ibu di Jawa Tengah dinilai tinggi

    Solo [SPFM], Angka kematian anak usia Balita di Jawa Tengah, masih cukup tinggi. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustiningsih dalam pembukaan Rakernas Ikatan Bidan Indonesia di Sunan Hotel Solo, Kamis (13/10). Data Pemprov Jateng menunjukkan, sedikitnya 16 anak usia Balita meninggal setiap harinya di provinsi ini. Rustriningsih mengungkapkan, angka ini seharusnya dapat ditekan dengan pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif dari ibu hingga 6 bulan.

    Dengan pemberian ASI eksklusif ini, ketahanan tubuh anak akan kuat dan menurunkan resiko kematian. Rustriningsih mengakui, bahwa kesadaran ibu untuk memberikan ASi eksklusif masih rendah, khususnya para wanita karier.  Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur Bina Kesehatan Ibu Kementrian Kesehatan Ira Hernawati- mengungkapkan, angka kematian ibu di Indonesia masih cukup tinggi,  yaitu 161 dari 100 ribu persalinan. Ira menambahkan kematian ini sebagian besar terjadi akibat pendarahan setelah persalinan. [SPFM/lia]

    Leave a reply →

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Artikel

  • Angka kematian ibu di Jawa Tengah dinilai tinggi

    Solo [SPFM], Angka kematian anak usia Balita di Jawa Tengah, masih cukup tinggi. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustiningsih dalam pembukaan Rakernas Ikatan Bidan Indonesia di Sunan Hotel Solo, Kamis (13/10). Data Pemprov Jateng menunjukkan, sedikitnya 16 anak usia Balita meninggal setiap harinya di provinsi ini. Rustriningsih mengungkapkan, angka ini seharusnya dapat ditekan dengan pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif dari ibu hingga 6 bulan.

    Dengan pemberian ASI eksklusif ini, ketahanan tubuh anak akan kuat dan menurunkan resiko kematian. Rustriningsih mengakui, bahwa kesadaran ibu untuk memberikan ASi eksklusif masih rendah, khususnya para wanita karier.  Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Direktur Bina Kesehatan Ibu Kementrian Kesehatan Ira Hernawati- mengungkapkan, angka kematian ibu di Indonesia masih cukup tinggi,  yaitu 161 dari 100 ribu persalinan. Ira menambahkan kematian ini sebagian besar terjadi akibat pendarahan setelah persalinan. [SPFM/lia]

    Leave a reply →

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Artikel

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Artikel

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.