• Kredit rumah subsidi hanya untuk tipe 36

    Solo [SPFM] Kredit perumahan bersubsidi, mulai tahun 2012 hanya diberikan pada rumah bertipe 36. Ini sesuai Peraturan baru yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan dan Menteri Perumahan Rakyat. Hal tersebut diungkapkan Ketua Real Estate Indonesia—REI Kota Surakarta—Yulianto W Kusuma, di sela-sela acara pembukaan REI Expo 2011 di Solo Square hari ini Senin (25/4). Yulianto mengatakan, peraturan tersebut dikeluarkan mengingat rumah dengan tipe dibawah 36 adalah rumah yang tidak layak huni. Yulianto mengatakan, tahun ini REI Surakarta mendapatkan kuota sekitar 3000 unit pembangunan rumah bersubsidi di wilayah Soloraya. Jumlah tersebut diperuntukkan bagi seluruh pengembang yang ada di wilayah Soloraya.

    Yulianto mengatakan, wilayah Solo utara adalah wilayah yang masih berpotensi untuk pembangunan rumah bersubsidi. Sebab untuk wilayah Solo kota, pembangunan rumah bersubsidi sudah tidak memungkinkan, mengingat harga tanah yang mahal. Menurutnya, bisnis properti di Kota Solo masih sangat bagus, termasuk selama triwulan pertama tahun ini. Namun, realisasi perumahan tersebut terhambat, oleh adanya kebijakan baru terkait Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. [SPFM/tna]

    Leave a reply →

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Artikel

  • Kredit rumah subsidi hanya untuk tipe 36

    Solo [SPFM] Kredit perumahan bersubsidi, mulai tahun 2012 hanya diberikan pada rumah bertipe 36. Ini sesuai Peraturan baru yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan dan Menteri Perumahan Rakyat. Hal tersebut diungkapkan Ketua Real Estate Indonesia—REI Kota Surakarta—Yulianto W Kusuma, di sela-sela acara pembukaan REI Expo 2011 di Solo Square hari ini Senin (25/4). Yulianto mengatakan, peraturan tersebut dikeluarkan mengingat rumah dengan tipe dibawah 36 adalah rumah yang tidak layak huni. Yulianto mengatakan, tahun ini REI Surakarta mendapatkan kuota sekitar 3000 unit pembangunan rumah bersubsidi di wilayah Soloraya. Jumlah tersebut diperuntukkan bagi seluruh pengembang yang ada di wilayah Soloraya.

    Yulianto mengatakan, wilayah Solo utara adalah wilayah yang masih berpotensi untuk pembangunan rumah bersubsidi. Sebab untuk wilayah Solo kota, pembangunan rumah bersubsidi sudah tidak memungkinkan, mengingat harga tanah yang mahal. Menurutnya, bisnis properti di Kota Solo masih sangat bagus, termasuk selama triwulan pertama tahun ini. Namun, realisasi perumahan tersebut terhambat, oleh adanya kebijakan baru terkait Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. [SPFM/tna]

    Leave a reply →

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Artikel

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Artikel

Leave a Reply

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.